Sidak Pasar di Batang, Tim Gabungan Temukan Ikan Teri Berformalin

Mei 14, 2019
Belum ada gambar

BATANG, RAKYATJATENG – Hasil sidak Tim Gabungan di pasar Batang, ditemukan adanya ikan asin dan makanan yang mengandung formalin dan juga rhodamin atau pewarna tektsil serta borak.Tim inspeksi mendadak (Sidak) yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepolisian Polres Batang dan Satpol PP, itu pemeriksaan di pasar Batang, Selasa (14/5/2019) guna memastikan keamanan makanan yang dijual kepada masyarakat.Kepala seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Batang, Riza Zakia mengatakan, dalam inspeksi mendadak pihaknya memerika empat sempel agar-agar warna merah dan hijau, serta teri nasi dan juga cumi kering. Hasilnya, dari empat sempel agar – agar warna merah menggunakan pewarna rhodamin sekitar level 1 dan 2 gritnya.“Untuk yang warna hijau negatif rhodhamin dan metanil yelow. Untuk makanan yang positif mengandung rhodamin, meskipun ditemukan sedikit kandungannya, namun sangat berpengaruh pada kesehatan,” ungkap Riza Zakia seperti dilansir Radarpekalongan.co.id.Riza membeberkan, untuk teri nasi positif yang sangat tinggi mengandung formalin, atau berada digrit dua dalam sempel pengecekan. Sedangkan untuk cumi kering negatif dan tidak mengandung formalin.“Rhodamin dan metanil yelow bukan pewarna makanan, apabila dikonsumsi oleh manusia secara terus menerus akan meracuni tubuh kita, dan menyebabkan penyakit kanker,” jelas Riza Zakia.Dijelaskan pula dari temuan makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut akan bawa ke rapat satgas makanan dan obat – obatan ilegal. Nanti akan ada tindakan dari satgas makanan dan obat – obatan berupa pembinaan dan penegakan hukum, dan ini bisa kita limpahkan ke penegakan hukum.“Kami menghimbau kepada pengusaha pengolahan makanan untuk menggunakan bahan tambahan pangan yang layak, dan jangan menggunkan bahan tambahan pangan yang tidak disarankan bahkan berbahaya,” himbau Riza.

Komentar

VIDEO TERKINI