Pemerintah Turunkan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat 12-16 Persen

Mei 14, 2019
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Keluhan masyarakat dan pelaku industri agen perjalanan terkait tingginta harga tiket pesawat akhirnya direspons pemerintah. Meski sempat bungkam, Kementerian Perhubungan akhirnya menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat antara 12 sampai 16 persen.Penurunan TBA tiket pesawat diyakini dapat menurunkan harga tiket pesawat dari sebelumnya. Pasalnya, penyebab tingginya harga tiket pesawat selama ini karena pihak maskapai menerapkan harga tiket yang mendekati TBA.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, penurunan sebesar 12 sampai 16 persen ini dilakukan pada rute-rute gemuk. Contohnya, rute-rute tujuan kota besar di Pulau Jawa. Sementara itu, penurunan lainnya dilakukan pada rute-rute seperti rute penerbangan ke Jayapura.“Hal ini dilakukan pemerintah, bukan hanya memerhatikan pihak maskapai, tetapi juga konsumen sebagai pengguna jasa,” ujar Menko Darmin bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat Rapat Koordinasi Pembahasan Tindak Lanjut Tarif Angkatan Udara, Senin (13/5), di Jakarta.Darmin mencatat kenaikan tarif pesawat yang diberlakukan maskapai penerbangan dalam negeri telah dilakukan sejak akhir Desember 2018 dan tidak kunjung turun hingga saat ini. Dampak dari kejadian ini dirasakan oleh masyarakat, terutama saat menjelang musim Lebaran.Sebagaimana diketahui, Tarif Batas Atas (TBA) Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri (“Tarif Batas Atas”) diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 72 Tahun 2019. Dalam regulasi itu, tarif batas atas tidak berubah secara signifikan sejak 2014.Kondisi lain yang menyebabkan tingginya tarif pesawat dalam negeri adalah kenaikan harga bahan bakar pesawat terbang (avtur). Pada akhir Desember 2018, harga avtur menyentuh USD 86,29 per barel, tertinggi sejak Desember 2014. Hal ini berdampak pada peningkatan beban operasional perusahaan maskapai penerbangan sehingga perlu dikompensasi dengan peningkatan tarif pesawat.

Komentar

VIDEO TERKINI