Gratis hingga Lebaran, Tol Pandaan-Malang Urai Kepadatan hingga 70 Persen

Mei 14, 2019
Belum ada gambar

MALANG, RAKYATJATENG – Mulai pukul 7 pagi ini, masyarakat bisa melintasi tol Pandaan-Malang seksi 1, 2, dan 3. Kemarin (13/5) pengoperasian jalan bebas hambatan sepanjang 30,625 kilometer tersebut diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).Hingga Lebaran, masyarakat tidak dikenai biaya untuk lewat tol Pandaan-Malang. Kepastian gratisnya tol selama masa Lebaran itu disampaikan langsung Presiden Jokowi setelah berdiskusi dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno beberapa saat sebelum peresmian.“Sudah dijawab (oleh menteri BUMN, Red), bisa Pak. Masak yang minta presiden enggak diberi,” seloroh Jokowi di gerbang tol Singosari, Kabupaten Malang. Selain uji coba, penggratisan tersebut menjadi upaya mendukung kegiatan mudik Lebaran tahun ini.Pada kesempatan itu Jokowi juga meminta proyek jalan tol Pandaan-Malangseksi 4 dan 5 sepanjang 7,8 kilometer segera dituntaskan. “Saya sudah kejar agar ini bisa diselesaikan maksimal akhir tahun. Syukur-syukur bisa maju,” katanya.Jika tol Pandaan-Malang selesai seluruhnya, jelas Jokowi, mobilitas orang, barang, dan jasa antara Surabaya dan Malang akan meningkat. Sebab, waktu tempuh bisa terpangkas sangat signifikan. “Tadi bupati Malang menyampaikan, dulunya ditempuh bisa sampai 3 jam, kadang bisa sampai 3,5 jam. Sekarang setelah ini jadi diperkirakan hanya 1 jam,” ucapnya.Mobilitas yang tinggi diharapkan mampu mendongkrak geliat ekonomi di kawasan Malang Raya. Mengingat wilayah tersebut memiliki potensi besar dari segi pariwisata. Namun, selama ini hal itu belum didukung akses transportasi yang memadai.Karena itu, selain akses darat, Jokowi berjanji meningkatkan akses udara. Salah satu upayanya ialah memperpanjang landasan pacu Bandar Udara Abdulrachman Saleh sehingga sesuai dengan standar internasional.Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menambahkan, kebutuhan tol yang menghubungkan Surabaya dengan Malang sangat krusial. Sebab, kepadatan lalu lintas Surabaya-Malang bisa mencapai 65 ribu kendaraan roda empat dalam sehari. Dan itu ditempuh dengan melewati titik-titik rawan kemacetan seperti di Lawang dan Singosari.

Komentar

VIDEO TERKINI