Diperkuat Pemain Timnas dan Asing Mumpuni, PSIS Target 8 Besar, Syukur-syukur 5 Besar

Mei 14, 2019

SEMARANG, RAKYATJATENG – Jelang laga perdana PSIS Semarang pada Liga 1 2019 melawan Kalteng Putra, manajemen klub sepak bola berjuluk Mahesa Jenar tersebut bertolak ke Balaikota Semarang.Secara khusus, mereka bermaksud memberikan laporan terkait kesiapan PSIS Semarang kepada Walikota Semarang Hendrar Prihadi.Direktur Utama A.S Sukawijaya, Direktur Bisnis Danur Rispriyanto, General Manager Wahyu Winarto (Liluk) dan Manajer Tim Semarang Setyo Agung Nugroho hadir langsung sebagai perwakilan PSIS Semarang.Dalam kesempatan tersebut Yoyok Sukawi, sapaan akrab Direktur Utama PSIS, melaporkan bahwa kekuatan timnya dirasa lebih baik dan lebih siap dalam menghadapi Liga 1 musim ini.”Ada 3 pemain tim nasional di PSIS saat ini, ada Septian David, ada Artur Bonai dan ada Ucil (Fredyan Wahyu). Sehingga kalau kemarin kita finis di peringat 10, musim ini targetnya PSIS masuk 8 besar, syukur-syukur finis di peringkat 5,” ujar Yoyok, belum lama ini.Perihal kesiapan tim tersebut, meskipun berisi materi pemain asing dan nasional yang lebih mumpuni dibanding musim kemarin, Walikota Semarang Hendrar Prihadi juga mengingatkan untuk meningkatkan kekompakan antarpemain sebagai sebuah tim.”Yang penting guyub sebagai sebuah tim, sehingga performance baik kemarin sewaktu mengalahkan Arema bisa dijaga. Dan kalau melihat PSIS saat ini dikelola dengan baik, saya sih berdoanya nggak di 8 besar, tapi bisa tembus 3 besar,” tegasnya.Terkait pengelolaan PSIS ke depan, ada juga pembahasan soal kemungkinan untuk membawa PSIS masuk ke bursa saham guna melibatkan masyarakat dalam kepemilikan PSIS.”Kita usahakan Pak Wali, 2 sampai 3 tahun ke depan PSIS bisa IPO (Initial Public Offering/Go Public),” ungkap Yoyok.Menurutnya, bila upaya mendorong PSIS melantai di bursa saham dapat benar-benar terealisasi, Laskar Mahesa Jenar akan mengikuti jejak Bali United yang telah lebih dulu melepas sahamnya ke publik. Dengan begitu, PSIS dapat lebih berkembang dengan adanya akses pendanaan jangka panjang yang dimiliki.

Komentar