Ancam Penggal Kepala Jokowi, HS Terancam Hukuman Seumur Hidup

Mei 13, 2019

JAKARTA, RAKYATJATENG – Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah menangkap HS, 25, tersangka kasus makar karena dianggap mengancam keamanan negara dan mempunyai niat membunuh kepala negara. Pria muda itu terancam hukuman seumur hidup akibat aksinya berucap ingin memengal kepala Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan sempat viral di media sosial.Sebelumnya, HS diduga melontarkan ancaman untuk memenggal kepala Presiden Joko Widodo saat melakukan aksi demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jumat (10/5) siang. Tindakannya itu juga dilaporkan oleh Relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi Jokowi Mania.Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, tersangka HS melarikan diri ke rumah kerabatnya di daerah Parung, Bogor setelah video terkait ancaman untuk memenggal kepala Presiden Jokowi viral di sosial media.Saat ditangkap, HS sedang bersantai di rumah kerabatnya tersebut. Sementara itu, HS diketahui bertempat tinggal di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. “Saat ditangkap, HS sedang tidur-tiduran,” ungkap Ade di Polda Metro Jaya, Senin (13/5).HS pun mengaku menyimpan barang bukti diantaranya jaket, tas, dan telepon genggam di rumahnya di kawasan Palmerah. “Saat kita mencari barang bukti, tersangka mengaku (menyimpan) di Palmerah. Akhirnya kita mendapatkan barang buktinya itu di Palmerah,” kata Ade.Tersangka dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden. “Tersangka masih dilakukan pendalaman untuk mengetahui motif dan latar belakang,” ujar Ade.Polisi Buru Perempuan yang Memvideokan

Komentar