Pedagang Alun-alun Kota Pekalongan Tolak Relokasi, Ini Alasannya

Mei 11, 2019

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Puluhan pedagang Alun-alun Kota Pekalongan menggelar aksi di depan Kantor Walikota Pekalongan, Jumat (10/5). Aksi digelar dalam rangka menyampaikan penolakan terhadap rencana Pemkot Pekalongan yang akan merelokasi pedagang di Kawasan Alun-alun.Pemkot memang berencana memindahkan seluruh pedagang untuk ditempatkan di bangunan baru yang berlokasi di eks Pasar Senggol Sugihwaras.“Kam tidak mau dipindahkan dari Alun-alun. Karena apa, karena Alun-alun itu adalah pusat ekonomi di Kota Pekalongan. Jadi kami minta agar dipikirkan kembali untuk memindahkan kami. Para pedagang tidak masalah jika Alun-alun mau direnovasi yang terpenting pedagang tetap berjualan disana dan tidak dipindah kemana-mana,” ungkap salah satu pedagang, Sochib.Para pedagang bahkan mengaku sudah mendapatkan surat yang meminta agar berpindah ke bagian dalam lapangan, atau bagian rumput mulai 8 Mei kemarin. Sochib menyatakan bahwa pedagang selama ini tidak pernah meminta apapun dari pemerintah sehingga kali ini mereka hanya meminta agar tidak direlokasi ke tempat lain.“Tolonglah rencana ini dihentikan sampai sini agar para pedagang tidak direlokasi. Silakan kalau Alun-alun mau dibangun lebih bagus kami mendukung tapi kita tidak mau dipindahkan,” tambah Koordinator Pedagang Fashion tersebut.Sochib juga mengaku tidak mengetahui kemana pedagang akan dipindah karena belum pernah mendapatkan sosialisasi.Koordinator Pedagang, Rohmat menyatakan hal serupa. Pedagang dikatakannya tidak bersedia untuk dipindah ke lokasi lain. “Jangan sampai pedagang dipindah dari Alun-alun. Kami menolak rencana tersebut,” tegasnya.Setelah menyampaikan aspirasi di depan Kantor Walikota, para pedagang ditemui oleh Anggota DPRD Kota Pekalongan dari Komisi B, Mofid. Bersama Mofid, kemudian pedagang diterima oleh Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih didampingi Asisten 1, Doyo Budi Wibowo dan sejumlah pejabat dari OPD terkait.

Komentar