Megawati Undang Ma’ruf Amin, BPN Ngaku Tidak Ada yang Genting

Mei 9, 2019
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menggelar pertemuan dengan Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin. Diskusi tertutup itu diadakan di kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Tengku Umar, Menteng, Jakarta.Ma’ruf Amin datang dengan mengenakan jas dan kain sarung. Keduanya bertemu selama satu setengah jam. Usai pertemuan tersebut, Megawati Soekarnoputri mengatakan pada awak media, agara semua pihak perlu menjaga kedamaian dan ketenangan usai perhelatan Pilpres 2019.“Karena apabila adanya suatu peristiwa yang memunculkan konflik. Maka yang merugi banyak orang.Kalau sebagai warga negara bangsa Indonesia kita tahulah apa yang harus dilakukan. Kita semua juga tidak menginginkan itu,” ujar Megawati di kediamannya, Kamis (9/5).Megawati juga mengingatkan, bangsa Indonesia memulai Pemilu sudah sejak dari tahun 1955. Sehingga pesta demokrasi ini bukanlah barang baru. Artinya tidak perlu ada yang ribut-ribut menyikapi hasil Pilpres 2019 ini.“Yang namanya 01 maupun 02 ya sudah tidak perlu ribut-ribut, karena semuanya sudah diatur oleh hukum formal di Indonesia,” kata Mega ditemani Puan Maharani.Bahkan Megawati juga meminta anak-anaknya agar jangan merayakan kemenangan sebelum ada hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kalaupun ada yang tidak puas dengan hasilnya, maka tempuhlah dengan cara-cara konstitusional.“Kan tinggal beberapa hari lagi, sekarang tanggal 9, berarti kan beberapa hari lagi, ya enggak lama lagi ada keputusan dari KPU,” ungkapnya.Terpisah, Ma’ruf Amin mengatakan, dalam waktu dekat ini akan segera melakukan rekonsiliasi atau melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Proses rekonsiliasi dengan pasangan nomor urut 02 itu rencananya dilakukan setelah selesainya penghitungan rekapitulasi di KPU.“Tapi tunggu upaya-upaya ke arah itu (rekonsiliasi) akan kita lakukan setelah 22 Mei. Baru kita lakukan langkah-langkah konkret,” ungkapnya.Sementara itu, Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiande mengatakan, adanya rekonsiliasi itu adalah baik. Pihaknya juga menilai tidak ada yang diributkan di hajatan Pilpres ini. Karena itu adalah bagian dari kompetisi.“Rekonsiliasi tidak ada masalah, ya berkompitisi hal yang wajar, memang kita tidak ada masalah, tidak perlu ada yang diributkan,” ujar Andre.Namun demikian, Andre mengatakan adanya rekonsiliasi dengan Jokowi-Ma’ruf Amin baru bisa dilakukan Prabowo dan Sandiaga Uno di bulan Juni atau usai Idul fitri. Itu telah proses rekapitulasi di KPU selesai.“Ini hanya sebagai kompetisi biasa yang wajar dalam demokrasi, jadi saya rasa tidak ada yang genting untuk direkonsiliasikan. Nanti kalau akan bertemu juga akan bertemu setelah proses selesai habis Lebaran,” pungkasnya.(JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI