Pimpinan JAD Ditangkap Densus 88, Mabes Polri Tetap Waspada

Mei 8, 2019
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Densus 88 Antiteror tetap mewaspadai kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung. Walaupun, pimpinannya yakni SL telah ditangkap di Babelan, Bekasi, Sabtu (4/5) lalu. Karena kelompok ini memiliki militansi tinggi.Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan SL ditangkap di kawasan Babelan, Bekasi, Sabtu (4/5). Penangkapan itu berdasarkan pengembangan informasi dari terduga teroris RH dan M yang lebih dulu diringkus di Bitung, Manado, Sulawesi Utara pada Kamis (2/5).“Kekuatan (kelompok SL) akan berkurang, setelah SL sebagai leader di kelompoknya (ditangkap). Namun tetap kita tak boleh underestimate,” ujar Brigjen Pol Dedi Prasetyo seperti dikutip RMOL.co (Jawa Pos Group) di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (7/5).Dedi mengatakan, SL memiliki kemampuan untuk merekrut orang ke dalam kelompoknya dan merakit bahan peledak atau bom. Di samping juga ada hal lain yang membuat Densus tetap mewaspadai kelompok ini.“Densus tetap waspada, sebab kelompok ini memiliki militansi yang luar biasa,” tutur mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu.Mereka diduga kerap melancarkan aksi dengan memanfaatkan momen besar di DKI Jakarta. Karena, salah satu aksi yang akan ditunggangi mereka yaitu apabila gerakan people power terjadi. Dengan adanya aksi di tengah kegiatan tersebut, ditengarai bisa memantik kelompok lain untuk beraksi.“Yang bersangkutan akan memanfaatkan momentum pemilu ini, khususnya di Jakarta. Ketika di Jakarta ini unjuk rasa, dan mengarah ke anakris, ini akan momentum yang bersnagkutan untuk melakukan serangan aksi bom bunuh diri,” ujar Dedi.“Mereka menghendaki itu, apabila ada people power mereka menjadikan itu sarana dalam menjalankan aksinya,” lanjutnya.Kelompok JAD Lampung ini sendiri digerakkan oleh SL. Kelompok ini sempat lari ke Papua dan membentuk dua sel di sana. Kemudian sel pertama diarahkan ke Bekasi, satu lainnya ke Poso.

Komentar

VIDEO TERKINI