Bogor Bangun LRT 2020, Terminal Baranangsiang Dipersiapkan Jadi Stasiun

Mei 8, 2019
Belum ada gambar

BOGOR, RAKYATJATENG – Program transportasi menjadi prioritas utama pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Bima Arya-Dedie A. Rachim. Berkaca pada periode pertama Bima Arya yang gagal merealisasikannya, membuat sejumlah evaluasi dilakukan.Apalagi, Light Rail Transit (LRT) akan masuk ke Kota Bogor pada 2020 mendatang. Sehingga, skema penataan dan penyediaan transportasi di Kota Bogor akan berubah total sesuai dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan LRT.’’Ke depan Kota Bogor akan berubah, di antaranya akan masuknya LRT ke Bogor, yang mana fase kedua pem­­­bangunan mulai dari Cibubur, Cimanggis lalu ke Bogor,” ujar Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim seperti dikutip Radar Bogor, Selasa (7/5).Rencananya, kata dia, stasiun LRT akan berada di Baranangsiang. Dengan begitu diperkirakan dalam waktu satu hari sebanyak 120 ribu orang dapat terangkut. Karena akan banyak warga yang berpindah moda trans­portasinya. ’’Sebanyak 30 persen warga diperkirakan pindah moda transportasinya dari commuter line ke LRT, serta 40 persen warga yang biasa menggunakan mobil juga demikian,” terangnya.Bukan tanpa sebab, hitung-hitungan itu muncul. Dedie menerangkan 40 persen warga pengguna mobil akan merubah moda transportasi ke LRT dikare­nakan pada 2020, Peme­rintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan sistem Electronic Road Pricing (ERP).Dalam artian, para pengguna mobil yang berangkat dari Bogor menuju Jakarta harus membayar dua kali tol. Selain itu, mantan Direktur KPK itu juga menerangkan, bahwa ke depan di Kota Bogor akan terbangun jalur trem atau trem way. “’Ini harus diantisipasi, karena­nya Kota Bogor sedang mempersiapkan segala sesuatunya,” pungkas Dedie.(JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI