Manis Saat Berbuka dengan Kue Putu Mayang dan Jajanan Pasar

Mei 7, 2019
Belum ada gambar

RAKYATJATENG – Selama seharian puasa, lambung akan kosong selama 13-14 jam disertai gula darah yang turun. Untuk memulihkannya, menu manis sangat cocok untuk disantap saat berbuka puasa.Kue-kue tradisional khas Indonesia tentu kaya dan beragam jenisnya. Salah satunya adalah jajanan pasar seperti kue Putu Mayang khas Betawi.Putu Mayang memiliki tampilan yang khas dan cantik berwarna-warni. Bentuknya ikal keriting disajikan dengan kuah manis dari gula merah. Jika ingin mencicipinya, Anda bisa mencoba kue putu mayang di Aston Priority Simatupang Hotel and Conference Center selama Ramadan.“Kami sajikan 100 menu untuk dessert. Terdiri dari jajanan pasar, pastry, dan kolak. Tiap hari berbeda menu, salah satunya adalah putu mayang. Sangat asli Indonesia,” kata Chef Bungkus, salah satu chef di hotel tersebut saat berbincang, baru-baru ini.Ada pula kue manis lainnya di antaranya singkong pelangi, getuk, kue mangkok, lapis legit, dan lapis Surabaya. Semuanya menggunakan tepung yang bisa mengenyangkan dan mengembalikan energi saat berbuka puasa.Tapi, kalau belum ada waktu untuk membeli kue putu mayang, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Berikut rahasia kue mayang Chef Bungkus yang dibagikan pada JawaPos.com.Bahan-bahan Kue Putu Mayang:300 gram tepung beras1 sendok teh garam1 1/2 sendok makan gula merah5 tetes pewarna hijau muda4 tetes pewarna merah cabai525 ml santan yang diambil dari 1 butir kelapa100 gram tepung saguCara Membuat Kue :Campur tepung beras dan tepung sagu untuk menjadi adonan. Ditambahkan garam sedikit dan air. Lalu dimasak hingga menjadi bubur. Tambahkan pewarna. Lalu cetak dengan alat untuk dibentuk menjadi keriting.

Komentar

VIDEO TERKINI