Bayi 3 Bulan Dianiaya Ayah Kandungnya hingga Meregang Nyawa, Ternyata Ini Motifnya

Mei 7, 2019
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Penyelidikan terhadap pembunuhan sadis yang menimpa KQS, bayi berusia 3 bulan mulai terkuat. Dari pemeriksaan tersangka MS, 23, yang tidak lain merupakan ayah kandungnya, pembunuhan dikarenakan darah dagingnya tersebut merupakan hasil hubungan di luar nikah.Dia percaya anak hasil hubungan di luar nikah hanya akan membawa sial. Atas dasar itu, tersangka membujuk pasangannya agar mau menuruti permintaannya, yaitu membunuh korban.Dengan berat hati, istrinya pun memenuhi keinginan MS.“Sehingga menyakinkan istirnya bahwa apabila anak ini dipertahankan akan mendatangkan kemalangan,” kata Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu di kantor Polres Metro Jakarta Barat, Senin (6/5).Setelah didalami lembih lanjut, MS juga sempat meminta pasangannya untuk menggugurkan bayinya saat masih dalam kandungan, namun ditolak. Karena kesal, akibatnya MS tidak pernah mengantar istrinya memeriksa kandungan.“Pada saat mulai menikah sampai dengan anaknya lahir itu sudah terlihat perilaku-perilaku menyimpang dari tersangka,” lanjut Erick.Kemarahan MS terhadap bayi malang tersebut terus berlanjut. Ketika KQS menginjak usia 2 bulan, kekerasan mulai terjadi. Fakta mengejutkan lain juga turut terungkap. Tersangka kedapatan kerap mengkonsumsi narkoba jenis sabu sebelum menganiaya buah hatinya.“Sejak 2017 lalu pelaku ini menggunakan narkoba. Jadi ketika aniaya anaknya dia dalam pengaruh sabu,” pungkas Erick.Akibat perilaku kejinya, MS dijerat dengan Pasal 338 KUHP Sub 365 KUHP Ayat (3) Tentang Pembunuhan dan Kekerasan mengakibatkan seseorang meninggal dunia dan Pasal 80 a Ayat (4) UU Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 20 tahun penjara.Sebelumnya, kekerasan yang melibatkan orang tua dan anak kembali terjadi. Kali ini seorang bayi berusia 3 bulan berinisial KQS, mengalami nasib malang, dia harus meregang nyawa akibat ulah ayahnya sendiri.

Komentar

VIDEO TERKINI