KPU Perpanjang Deadline Rekap di Kecamatan

Mei 6, 2019
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Dua deadline yang ditetapkan untuk rekapitulasi suara pemilu di tingkat kecamatan dipastikan terlampaui. Sebab, hingga kemarin masih banyak panitia pemilihan kecamatan yang belum merampungkan rekap.Sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, deadline rekapitulasi tingkat kecamatan memang memiliki dua batas waktu. Pertama, deadline normal 4 Mei. Kemudian, deadline khusus bagi kecamatan yang di wilayahnya terdapat 1.000 TPS atau lebih, yakni pada 7 Mei. Kenyataannya, kecamatan yang TPS-nya tidak sampai 1.000 pun molor.Sampai tadi malam, kecamatan yang sudah menyelesaikan rekapitulasi baru 4.553 atau 63,23 persen dari total 7.201 kecamatan se-Indonesia.Dengan demikian, masih ada 2.648 kecamatan yang belum tuntas. Di tingkat kabupaten/kota, yang telah menyelesaikan rekap tingkat kecamatan sebanyak 294 atau 57,2 persen.Karena lamanya waktu rekap, KPU memutuskan untuk memperpanjang masa rekapitulasi. Namun, KPU tidak memberikan batas tanggal lagi. Yang jelas, rekap di semua tingkatan harus selesai pada 22 Mei. Sebab, pada tanggal tersebut hasil pemilu secara nasional ditetapkan.Ketua KPU Arief Budiman mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat surat edaran untuk memperpanjang masa rekapitulasi di tingkat kecamatan. ”Mereka (panitia pemilihan kecamatan, Red) tetap harus meneruskan rekapitulasi dan harus selesai sebelum rekap di kabupaten/kota tuntas,” terangnya.Menurut Arief, rata-rata kecamatan yang rekapnya molor adalah wilayah yang memiliki banyak TPS. Diharapkan, mereka bisa segera menuntaskan pekerjaan sehingga langsung disusulkan untuk rekapitulasi di level atasnya.Yang jelas, tambah Arief, rekapitulasi tidak boleh berhenti hanya karena tenggat terlampaui. Sebab, rekapitulasi manual berjenjang adalah dasar penetapan hasil pemilu. Baik untuk level presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota. KPU hanya diberi waktu 35 hari untuk menuntaskan rekapitulasi secara nasional, yang berarti deadline berakhir 22 Mei.

Komentar

VIDEO TERKINI