AHY Bertemu Presiden di Istana, Kubu Jokowi Incar Koalisi 80 Persen, Begini Respons BPN

Mei 3, 2019
Belum ada gambar

Pertemuan dimulai pukul 16.15 dan berlangsung sekitar 30 menit. Setelah pertemuan, AHY mengatakan, kedatangannya ke istana untuk memenuhi undangan silaturahmi Presiden Jokowi. ”Setelah kesibukan beliau dan kami juga di lapangan selama delapan bulan terakhir ini.”AHY menambahkan, pada prinsipnya, dirinya dan Jokowi memiliki semangat yang sama untuk membangun Indonesia. Karena itu, diperlukan kesempatan untuk saling bertukar pikiran. ”Komunikasi itu tidak harus selalu berbicara tentang politik secara pragmatis, tetapi juga hal-hal besar lain,” imbuhnya.AHY meminta semua pihak menjaga suasana damai pasca pemungutan suara 17 April lalu. Dia juga mengajak masyarakat menunggu proses rekapitulasi suara yang dilakukan KPU. Apalagi, proses pemilu tahun ini mengorbankan banyak petugas. ”Mudah-mudahan paling akhir nanti, 22 Mei, kita bisa menerima apa pun hasil yang akan dijelaskan oleh KPU,” katanya.Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsudin enggan berkomentar jauh terkait potensi partainya merapat ke kubu pemerintah. Menurut dia, apa yang disampaikan AHY sudah sangat jelas. ”Jangan saya menambah dan mengurangi. Itu sudah disaksikan dan didengarkan. Biarkan apa adanya dicerna. Sangat terukur apa yang disampaikan AHY,” ujarnya.Mantan menteri hukum dan HAM itu menambahkan, setelah proses rangkaian pemilu tuntas, pihaknya berharap semua pihak bisa bahu-membahu menyelesaikan persoalan bangsa. ”Kalau proses sudah selesai, gak ada lagi kubu ini dan itu,” ucapnya.Bagaimana respons Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melihat manuver politik AHY? Jubir BPN Andre Rosiade menyatakan menghormati keputusan AHY. Kendati masih berada di barisan pendukung Prabowo-Sandi, BPN memang tidak melarang anggota koalisinya untuk bertemu siapa-siapa. ”Setiap orang punya hak untuk bertemu dengan siapa pun. Kami tidak melarang, dan akan kami hormati,” ujarnya kemarin.

Komentar

VIDEO TERKINI