Duh, Kota Pekalongan Masuk 10 Besar Penyalahgunaan Narkoba di Jateng

Mei 2, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Masuk dalam deretan 10 besar dalam penyalahgunaan narkoba di tingkat Jawa Tengah, membuat Pemerintah Kota Pekalongan getol melakukan sosialiasasi bahaya narkoba.Kesbangpol menggelar sosialisasi bahaya narkoba bersama TP-PKK Kota Pekalongan di Aula Dinas Pendidikan, Senin (29/4).Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz saat membuka acara menyampaikan rasa prihatinnya atas kondisi tersebut. “Berangkat dari kesadaran itu, maka kami giat menggelar sosialisasi bahaya narkoba. Tidak hanya sekarang saja namun kami sudah rutin ke sekolah-sekolah untuk mesosialisasikan tentang ancaman narkoba serta bahayanya,” ungkap Saelany.Oleh karena itu, lanjut Walikota, kerjasama dengan TP-PKK Kota Pekalongan dirasa sangat penting mengingat TP-PKK mempunyai jaringan hingga kemasyarakat level terkecil, yaitu keluarga. Sehingga diharapkan mampu memasifkan tentang sosialisasi bahaya narkoba. “Peran wanita disini sangat besar, karena mereka bertugas sebagai ibu yang sekaligus penjaga bagi keluarga dan anak-anak mereka. Sehingga diharapkan lebih masif lagi benteng pertahanan dari narkoba mulai dari keluarga,” imbuhnya.Sejauh ini, Pemerintah Kota Pekalongan sudah membentuk laskar dari berbagai organisasi masyarakat, mulai dari laskar di Muslimat, Aisyiyah, Anshor serta Pemuda Muhammadiyah. Namun nampaknya masih diperlukan kerjasama dari semua pihak hingga lapisan keluarga untuk ikut memerangi bahaya narkoba, sehingga mampu menurunkan angka penyalahgunaan.“Di 2018 saja ada 55 kasus tentang narkoba, dan ada 68 tersangka yang sudah sampai ke jalur hukum. Ini menunjukkan kita harus meningkatkan kewaspadaan kita tentang narkoba,”ujar Saelany.Sementara itu, Ketua PKK Kota Pekalongan Chusnul Khotimah menambahkan, setidaknya ada 100 peserta dari organisasi masyarakat yang mengikuti kegiatan ini. Sehingga dari 100 kader yang mengikuti bisa memudahkan penyebaran sosialsisasi bahaya narkoba.“Hal ini perlu disampaikan, mengingat pengguna narkoba semakin bertambah. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para kader mampu menyampaikan dengan baik tentang bahaya narkoba yang mampu merusak masa depan, merusak tubuh serta menghancurkan keluarga,” pungkasnya. (mal/RP)

Komentar

VIDEO TERKINI