Ibukota Negara Bakal Dipindahkan, Kalteng Klaim Paling Siap dan Ideal

Mei 1, 2019
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke daerah baru di luar Jawa, mendapat respons positif dari Hamdhani. Anggota DPR RI asal Kalimantan Tengah itu berharap ada keputusan lanjutan segera menetapkan Kota Palangka Raya sebagai pilihan. Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) itu dinilai cocok menggantikan DKI sebagai ibu kota negara.“Kota Palangka Raya layak menjadi ibu kota negara Republik Indonesia, kesiapan, dan ketersediaan lahannya memungkinkan. Secara geografis juga berada di tengah-tengah Indonesia, dan dunia, dan dinyatakan aman dari bencana alam,” kata Hamdhani dikutip dari Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Rabu (1/5).Hamdhani menyebutkan Kalteng memiliki kelebihan sebagai calon ibu kota Negara. Mengutip peneliti geologi kegempaan LIPI Danny Hilman, Kalimantan relatif lebih aman dibandingkan pulau lainnya.Pasalnya, pulau itu terletak lebih jauh dari pertemuan lempeng. Gempa dan tsunami biasanya dekat atau pada batas lempeng atau memang ada sesar (patahan) aktif.“Data yang ada menunjukkan, Kalimantan jauh dari batas lempeng, tidak ada sesar aktif yang besar,” kata Hamdhani, anggota Komisi VI DPR.Di luar itu, Hamdhani mengingatkan, wacana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke luar Pulau Jawa sebelumnya pernah digagas Presiden pertama RI Soekarno pada 1957. Bung Karno berencana menjadikan Palangka Raya sebagai Ibu Kota.“Jadi, sejak awal memang kuat keinginan menjadikan Kota Palangka Raya sebagai ibu kota negara,” kata mantan anggota DPD RI itu.“Saatnya tahapan pemindahan ibukota dilakukan. Kami sangat berbangga karena Presiden memberikan arahan langsung untuk rencana pemindahan ibu kota,” tambah Anggota DPR RI lainnya Rahmat Nasution Hamka kepada Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Selasa (30/4).

Komentar

VIDEO TERKINI