Butuh Biaya Istri Melahirkan, Rampas HP dan Motor, Begini Akhirnya

April 30, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pekalongan Kota menangkap dua pelaku perampasan sepeda motor dan handphone (HP) di daerah Jenggot, Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan.Dalam konferensi pers di Hotel Dafam Pekalongan, Kota Pekalongan, Senin (29/4) siang, pelaku adalah kakak beradik berinisial MW (27) dan DP (26), warga Pekalongan Selatan.Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban, Muhammad Permana Febriyanto (19), warga Perum Griya Asri Pegandon, Desa Pegandon, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan.Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, didampingi Kasatreskrim AKP Supardi dan Kasubbag Humas Iptu Suparji menuturkan, awalnya pada Jumat (5/4) sekira pukul 02.30 WIB, korban mengalami musibah kehabisan bensin dan berhenti di Jalan Jenggot Setu, dekat ponpes Syafii Akrom, Jenggot, Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan.Korban saat itu seorang diri, dan menunggu temannya untuk menolong. Korban berhenti dan duduk di atas sepeda motor Honda Supra X tahun 2014 nopol G-2715-BB miliknya dan memegang hp android Xiaomi 4X warna hitam.Kemudian datang kedua pelaku (MW dan DP) yang naik sepeda motor Viar nopol G-2568-FA. Kedua pelaku berhenti di dekat korban kemudian menghampiri korban dan berpura-pura menawarkan bantuan.Korban menyetujui tawaran bantuan tersebut. Kemudian korban berposisi memboncengkan MW dengan sepeda motor Viar, sementara DP menaiki sepeda motor milik korban seorang diri. Sepeda motor korban tersebut di-step untuk mencari pom bensin.Namun di tengah perjalanan, bukannya mencari tempat penjual bensin, DP malah membelokkan sepeda motor milik korban yang dinaikinya menuju ke jalan sepi dekat Ponpes Syafii Akrom, Kelurahan Jenggot, Pekalongan Selatan.Sedangkan pelaku satunya lagi, MW, merangkul leher korban dari belakang. Saat itulah, DP meminta paksa HP korban. Korban berusaha berontak dan melawan. Namun apa daya, MW dan DP bertubi-tubi memukuli korban. Kedua pelaku mengeroyok korban, namun korban tetap berusaha memberikan perlawanan dan tak mau menyerahkan ponselnya ke pelaku.

Komentar

VIDEO TERKINI