Ambrol, Jembatan di Kabupaten Pekalongan Ini Ditutup Total

April 30, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Muspika Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, menutup total jembatan yang ambrol di Dukuh Nolo, Desa Kalirejo, Kecamatan Talun. Pasalnya, meski jembatan ini bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor namun kondisinya sangat membahayakan karena rawan terjadi ambles susulan.“Untuk sementara jembatan itu kita tutup total dari pada membahayakan masyarakat yang nekat melewatinya. Meski ambrol, ada bagian jembatan yang masih bisa dilalui pejalan kaki dan motor tapi ini membahayakan, makanya kita tutup total,” ujar Kapolsek Talun Iptu Edy Yuli, ditemui saat acara di Karangdadap, Senin (29/4) kemarin.Dikatakan, jembatan yang ambrol itu menghubungkan antar padukuhan, yakni Dukuh Nolo, Desa Kalirejo, dengan Dukuh Kemlaten, Desa Krompeng. Meskipun jembatan itu ditutup total namun masih banyak jalur alternatif di sekitarnya, sehingga aksesibilitas warga tidak terputus total.“Di situ banyak jalur alternatif. Banyak gang-gang perkampungan yang bisa dilewati sebagai jalur alternatif. Mobil juga bisa lewat jalur alternatif itu. Memang memutar tapi ndak jauh sekali,” katanya.Camat Talun, Suprayitno, mengatakan, pada Sabtu (27/4) malam hujan lebat mengguyur wilayah Talun, sehingga air hujan menggerus pondasi jembatan yang diduga sudah lama usianya tersebut. Akibatnya, ada bagian jembatan dan jalan yang ambrol. “Untuk sementara jembatan kita tutup total sambil menunggu pembuatan jembatan darurat agar bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor,” katanya.Sementara itu, Kabid Sarpras DPU dan Taru Kabupaten Pekalongan, Arif Gunawan saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, jembatan yang ambrol di Kecamatan Talun merupakan jembatan milik desa, sehingga pihaknya tidak bisa mengalokasikan anggaran untuk perbaikannya.Menurutnya, jembatan itu bisa ditangani melalui dana desa, atau pihak desa mengajukan bantuan ke BPBD untuk penanganan darurat jembatan yang ambrol akibat bencana tersebut.“Itu jembatan desa, kami tidak bisa mengalokasikan anggaran ke sana. Untuk pembangunan kembali bisa menggunakan DD. Dari daruratnya mungkin bisa ditangani dari BPBD. Dari desa segera buat laporan bencana ke BPBD,” katanya.Jembatan alternatif yang menghubungkan Dukuh Nolo, Desa Kalirejo, dengan Dukuh Kemlaten, Desa Krompeng, Kecamatan Ralun, Kabupaten Pekalongan, ambrol, Sabtu ( 27/4) malam.Akibatnya, akses masyarakat di dua pedukuhan itu terganggu, termasuk akses ke Pasar Doro. Warga pun terpaksa memutar arah hingga puluhan kilometer. (ap5/RP)

Komentar

VIDEO TERKINI