271 Ribu Personel Polri Diterjunkan Amankan Penetapan Presiden Terpilih

April 30, 2019
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Jelang 22 Mei 2019 sebagai batas akhir penetapan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Polri mulai bersiap. Tiga perempat anggota Korps Bhayangkara itu akan disiagakan untuk mengawal agenda tersebut.“Pengamanan untuk PAM pemilu sebanyak 271.888 personel atau tiga perempat kekuatan Polri,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (29/4).Pasukan ini juga akan dilibatkan hingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Sesuai jadwal proses itu akan dilakukan di Oktober 2019. Personil tersebut juga akan mendapat bantuan dari aparat Polda Metro Jaya.Asep menjelaskan, keamanan masyarakat selama pesta demokrasi bergulir merupakan prioritas bagi polri. Segala upaya maksimal dipastikan akan dikerahkan, supaya rakyat tidak merasa khawatir terhadap keselamatannya.“Dari Polda Metro Jaya pasti sudah melakukan upaya penyusunan kekuatan itu. Dan pastinya berdasarkan potensi ancaman yang terjadi,” tambahnya.Di sisi lain, pemilu 2019 juga menyimpan duka bagi Korps Bhayangkara. Pasalnya sampai dengan Senin (29/4), sebanyak 22 personilnya gugur saat bertugas. Personil yang gugur pangkatnya berbeda-beda, mulai dari Bripka, hingga Irjen Pol yang tertinggi. “Sampai hari ini 22 orang,” tegas Asep.Mereka yang gugur dalam mengamankan pesta demokrasi itu nantinya akan mendapatkan asuransi risiko kematian, santunan, dan beasiswa untuk anaknya. Namun, terkait nominalnya belum disebutkan secara rinci.Beasiswa akan diberikan untuk pendidikan anak-anak para korban hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Tak hanya itu, personil yang gugur juga akan diberikan kenaikan pangkat luar biasa.“Mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa atau anumerta,” pungkas Asep.Berikut nama 22 personil Polri yang gugur dalam mengamankan Pemilu 2019:

Komentar

VIDEO TERKINI