Tangis Haru Warnai Pemberian Santunan 47 Petugas KPPS di Jateng

April 26, 2019
Belum ada gambar

Kendati demikian, karena kondisi saat ini darurat dan tidak ada yang menganggarkan, maka Pemprov Jateng, lanjutnya, melakukan tindakan cepat.Melalui inisiatif mencari sumber yang halal untuk santunan keluarga.“Kami cari sumber yang memungkinkan dan tidak melangar aturan, maka kita cover semuanya dengan Baznas. Masing-masing kami beri Rp 10 juta,” tuturnya.Lebih jauh, Ganjar mengatakan, jika sampai saat ini pihaknya masih menunggu data-data mengenai petugas pemilu di Jateng yang meninggal saat bertugas. “Kami akan tunggu data-data itu agar mereka bisa mendapat satu penghargaan, itu tindakan cepat dari kita. Data masih bertambah, kami pastikan semua dapat,” tegasnya.Menurut Ganjar, peristiwa ini turut menjadi bahan evaluasi bagi Pemprov Jateng. Pihaknya mengaku sudah membicarakan kemungkinan skema penganggaran untuk kejadian darurat semacam ini.“Apakah kemudian memungkinkan menggunakan anggaran untuk kondisi kedaruratan seperti ini. Kejadian ini tidak dipikirkan sebelumnya karena tidak berlangsung tiap tahun, tapi ini kejutan besar dan harus ditindaklanjuti dengan cepat. Kita akan terus siaga sambil menunggu laporan lagi, untung Baznas kita bagus, jadi bisa ter-cover semuanya,” tandasnya.Kegiatan pemberian santunan tersebut dilaksanakan berbarengan dengan peringatan Isra Mikraj Provinsi Jateng. Dalam kegiatan itu, turut hadir Gus Muwafiq untuk memberikan ceramahnya. Selain kepada para ahli waris, Ganjar juga memberikan sejumlah bantuan kepada universitas negeri dan lembaga keagamaan di Jateng.(JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI