PLN Pekalongan Galakkan Penggunaan Kompor Induksi

April 24, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – PT PLN UP3 Pekalongan menggelar lomba masak menggunakan kompor induksi dengan peserta karyawan PLN, stakeholder kelistrikan, media dan mitra kerja di lingkungan kerja PLN Pekalongan, Senin (22/4).Lomba tersebut digelar sebagai upaya PLN untuk turut menggalakkan penggunaan kompor induksi di masyarakat, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kartini. Sehingga seluruh peserta lomba, selain wajib memasak dengan menu utama sop ayam juga harus memasak menggunakan busana adat.Manajer PT PLN UP3 Pekalongan, Joko Hadi Widayat mengatakan, dipilihnya kegiatan lomba memasak merupakan satu upaya untuk memberikan pengalaman kepada masyarakat, dalam hal ini para peserta lomba, tentang bagaimana penggunaan kompor induksi yang lebih mudah, aman, ramah lingkungan dan praktis.“PLN memang mulai mendorong peralihan penggunaan kompor dari sebelumnya bersumber daya gas menjadi kompor induksi. Jadi melalui kegiatan ini kami ingin berikan pengalaman kepada masyarakat sekaligus mengenalkan bagaimana penggunaan kompor induksi ini,” tuturnya. Dalam kegiatan tersebut, juga dihadirkan sebagai juri Executive Chef Hotel Pesonna, Fajar Syahru.Mengenai pertimbangan PLN yang turut mendorong penggunaan kompor induksi, Joko mengatakan bahwa sudah ada tinjauan ekonomis yang cukup panjang. Kemudian PLN juga mendorong penggunaan sumber daya listrik yang ada dalam kegiatan sehari-hari sehingga lebih praktis dan efisien.“Tinjauan-tinjauan itu yang kemudian PLN memutuskan siap terlibat untuk sosialisasikan penggunaan kompor induksi,” tambahnya.Untuk mendorong itu, PLN sudah mewajibkan seluruh karyawan PLN untuk menggunakan kompor induksi. Kemudian, PLN juga memiliki program diskon tambah daya 50% bagi masyarakat yang menggunakan kompor induksi. “Jadi program ini diberikan sebagai upaya membantu masyarakat. Misalnya mereka akan menggunakan kompor induksi tapi daya di rumahnya belum kuat dan harus menambah, kami berikan potongan,” jelas Joko.

Komentar

VIDEO TERKINI