Hendi: Arah Pembangunan Semarang jadi Kota Perdagangan Jasa Berfokus Pariwisata

April 24, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mendorong sinergitas dan kesatuan gerak antara seluruh kader PKK dan Pemerintah Kota Semarang.Hendi, sapaan akrab Walikota, sangat yakin bahwa kader-kader PKK memiliki potensi luar biasa besar untuk dapat ikut berperan serta dalam percepatan program pembangunan Kota Semarang.“Arah pembangunan Kota Semarang saat ini adalah untuk menjadi kota perdagangan jasa yang berfokus pada pariwisata,” kata Hendi.Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Kota Semarang, belum lama ini.Ia menjelaskan prioritas pembangunan di sektor pariwisata ini dilatarbelakangi keinginan memeratakan kue ekonomi bagi seluruh warga Kota Semarang. Pembangunan sektor pariwisata akan membuka berbagai peluang usaha dengan melibatkan semua pihak dan lapisan masyarakat, termasuk kaum perempuan.Contohnya sektor pariwisata membuka banyak peluang usaha seperti jasa tour guide atau pemandu wisata, usaha kuliner dan oleh-oleh, UMKM, usaha kreatif seperti kerajinan tangan, atraksi wisata, dan lainnya.Menurutnya usaha pada sektor pariwisata akan lebih bervariasi sesuai dengan kearifan lokal serta potensi, keahlian, dan ketertarikan yang dimiliki masing-masing orang.Oleh karena itu, untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata ini sangat diperlukan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di samping kesiapan infrastruktur.Dari sisi kesiapan SDM ini dibutuhkan support dari para kader PKK. “Kami mempunyai 177 kampung tematik yang siap untuk dikembangkan bersama. Monggo kalau ada ide kreatif, usaha atau gagasan apa pun, kami sangat terbuka dan welcome,” ungkap Hendi.Komitmen tinggi diberikan pihaknya dan jajaran pemerintah bagi kemajuan dan pemberdayaan PKK serta kaum perempuan. Hendi juga meyakinkan bahwa kemandirian serta pemberdayaan kaum perempuan akan terus didukung dan disinergikan dengan berbagai program pembangunan Kota Semarang.

Komentar

VIDEO TERKINI