Ketua Umum PBNU Minta Ma’ruf Amin Angkat Menteri Urusan Pesantren

April 22, 2019
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj meminta pada Ma’ruf Amin untuk diadakan pos menteri urusan pesantren. Pasalnya, itu merupakan salah satu usulan hasil Munas Nahdlatul Ulama di Lombok tahun 2017.“Ke depan, harus ada upaya dan langkah lebih serius dan strategis untuk memperhatikan pesantren. Salah adalah diangkatnya Menteri urusan pesantren,” ujar Said Aqil Siraj di kantor PBNU Salemba, Jakarta Pusat, Senin (22/4).Said menilai, pesantren sebagai basis pertumbuhan Islam moderat terus mengalami kemajuan. Maka tidak cukup jika hanya diurus oleh satu direktorat di bawah Kementerian Agama.Masih di bidang pendidikan, Said menilai perlu dilakukan revisi dan revitalisasi UU nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang memungkinkan upaya peningkatan mutu guru tidak dihambat oleh UU Otonomi Daerah. Serta menindaklanjuti Perpres Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui kebijakan operasional dan anggaran di sekolah dan madrasah tanpa membeda-bedakan sekolah negeri dan swasta.Kedua, lanjut Said, PBNU juga meminta pemerintahan mendatang mengarusutamakan pembangunan manusia berbasis pada nilai-nilai moderatisme. Langkah ini bisa ditempuh dengan jalan melihat kembali postur kurikulum dalam pendidikan, utamanya Pendidikan Keagamaan secara seksama dan cermat dengan menekankan peningkatan akhlakul karimah dengan menonjolkan keteladanan Nabi Muhammad SAW.“Harus dipastikan tidak boleh ada konten yang anti-moderatisme dan menyimpang dari nilai-nilai ajaran Islam Aswaja,” kata Said.Ketiga, PBNU meminta agar perokonomian ke depan bersifat pemerataan. Begitu pula langkah-langkah strategis untuk menurunkan angka kemiskinan harus dilakukan dengan kreatif dan inovatif.Kemudian, untuk poin Keempat, PBNU mendorong percepatan implemetasi gagasan ekonomi keumatan dan ekonomi Islam. Ini dianggap penting, sebab Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak.

Komentar

VIDEO TERKINI