Beredar Prediksi Raihan Kursi DPRD Kota Pekalongan

April 22, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Usai gelaran Pemilu 2019, kini banyak beredar prediksi raihan kursi sementara parpol di DPRD Kota Pekalongan. Prediksi tersebut menyebar di media sosial mulai dari Facebook hingga grup Whatsapp. Dalam informasi yang beredar, sudah menunjukkan raihan kursi per dapil lengkap dengan nama caleg yang diprediksi terpilih.Berdasarkan informasi tersebut, untuk Dapil 1 Pekalongan Barat 11 kursi masing-masing diraih oleh Golkar dengan 3 kursi, PKB dengan 2 kursi, kemudian masing-masing 1 kursi untuk PPP, PDIP, Demokrat, PKS, Gerindra dan 1 kursi lain diperebutkan oleh tiga partai yakni PBB, PDIP, dan PAN. Selanjutnya Dapil 2 Pekalongan Utara, Golkar meraih 2 kursi diikuti oleh PKB, PDIP, PKS, Nasdem, Gerindra, PAN dan PPP dengan masing-masing 1 kursi.Kemudian di Dapil 3 Pekalongan Timur, Golkar dan PKB diprediksi meraih 2 kursi, PPP 1 kursi dan 3 kursi lain diprediksi masih menjadi rebutan sejumlah parpol. Sedangkan di Dapil 4 Pekalongan Selatan, lima parpol diprediksi berhasil menempatkan wakilnya di DPRD yakni masing-masing 2 kursi untuk Golkar dan PKB serta masing-masing 1 kursi untuk PDIP, PPP dan PAN.Menanggapi munculnya prediksi tersebut, sejumlah Parpol menyatakan bahwa hasil final tetap harus menunggu rekapitulasi dari KPU. Meskipun masing-masing Parpol juga telah memiliki data hasil rekapitulasi internal dari para saksi.Wakil Ketua DPC PDIP Kota Pekalongan, Ismet Inonu mengatakan, PDIP memang telah melakukan rekapitulasi internal dan sudah memiliki estimasi raihan kursi yang didapat. Ismet menyatakan, ada sedikit kemiripan antara hasil rekapitulasi internal PDIP dengan informasi prediksi yang sudah banyak tersebar.“Tetap harus menunggu dari KPU meskipun secara internal sudah ada estimasi atau prediksi. Arahnya sudah ada, dapat berapa kursi. Tapi lebih baik kita tunggu dulu rekapitulasi resmi dari KPU untuk dijadikan rujukan. Ya boleh-boleh saja ada klaim berdasarkan rekap masing-masing tapi finalnya tetap menunggu KPU,” tuturnya.

Komentar

VIDEO TERKINI