Jateng Bagian Selatan Masuki Awal Masa Pancaroba, Ini Penjelasan BMKG

April 18, 2019
Belum ada gambar

CILACAP, RAKYATJATENG – Wilayah Jawa Tengah bagian selatan telah memasuki awal masa pancaroba atau transisi dari musim hujan menuju kemarau.Hal ini dikatakan Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap, Teguh Wardoyo.”Sekarang sudah memasuki awal masa transisi yang terlihat dari pola arah angin yang bervariasi, pola suhu yang cenderung meningkat, dan hujan sudah disertai dengan petir,” katanya di Cilacap, Jateng, Kamis (18/4).Oleh karena itu, dia mengimbau warga di wilayah Jateng bagian selatan untuk berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem yang biasa terjadi saat masa pancaroba, antara berupa kejadian angin puting beliung, petir, dan hujan lebat yang waktunya relatif singkat.Menurut dia, potensi hujan pada masa transisi cenderung terjadi pada sore hingga malam hari. “Khusus untuk wilayah Banyumas dan sekitarnya, potensi hujan cenderung terjadi pada sore hari, sedangkan di Cilacap pada sore hingga malam hari,” katanya.Ia memperkirakan masa pancaroba di wilayah Jateng bagian selatan akan berlangsung hingga pertengahan bulan Juni 2019. “Nanti pada akhir bulan Juni di wilayah Banyumas dan Cilacap sudah ada yang memasuki musim kemarau,” katanya.Sebelumnya, Teguh mengatakan berdasarkan data yang dikeluarkan Stasiun Klimatologi BMKG Semarang, awal musim kemarau untuk Kabupaten Cilacap bagian selatan diprakirakan pada dasarian ketiga bulan Juni, Cilacap bagian tengah dan timur dasarian ketiga bulan Mei, serta Cilacap bagian barat daya pada dasarian pertama bulan Juni.Awal musim kemarau di Kabupaten Kebumen bagian utara dan barat diprakirakan pada dasarian pertama bulan Juni, Kebumen bagian selatan dasarian ketiga bulan Mei, serta Kebumen bagian tenggara dan timur dasarian kedua bulan Mei.

Komentar

VIDEO TERKINI