Pemkot Pekalongan Gelar Nikah Massal, Diikuti 10 Pasangan

April 11, 2019
Belum ada gambar

“Melihat status para pengantin yang rata-rata sudah memiliki keturunanan, tentunya memiliki pengalaman tersendiri. Dengan status nikah kiai menjadi nikah negara ini semoga dapat memberikan manfaat untuk keturunannya dalam hal administrasi kependudukan,” tambah Khusnul.Ketua Penyelenggara, Sri Wahyuni selaku Asisten Pembangunan Kota Pekalongan melaporkan bahwa nikah massal dalam peringatan hari jadi dan kartini ini menjadi agenda tahunan di Kota Pekalongan. Ini untuk membantu masyarakat Kota Pekalongan melaksanakan syariah agama Islam untuk sahnya pernikahan, memberikan perlindungan hukum untuk perempuan dan anak agar dapat memperoleh haknya.“Sepuluh pasang pengantin ini kami berikan batuan modal untuk mendukung usaha yang telah digeluti pengantin seperti kompor gas, oven, dan bantuan modal lainnya. Selain itu, kami siapkan masing-masing cincin dua gram dan seperangkat alat sholat, serta bingkisan dari donatur,” ungkap Yuni.Salah seorang pengantin asal Kelurahan Bendan Kergon, Hendi yang seorang pengamen, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkot Pekalongan yang telah membantunya untuk menghalalkan Ningrum setelah tiga tahun berhubungan.“Rasanya senang sekali bisa nikah ramai-ramai, di sini kami menikah bersama, harapannya saya dapat segera memiliki anak yang sehat, saleh dan salehah,” ujar Hendi dilanjutkan menyanyikan lagu Akad untuk pasangan dan tamu yang hadir di Ruang Amarta.(dur/RP)

Komentar

VIDEO TERKINI