Ditinjau Ganjar, Jembatan Penghubung Banjarnegara-Wonosobo Segera Dibangun

April 11, 2019
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, WONOSOBO – Genap lima tahun warga Jebengplampitan, Sukoharjo, Wonosobo, kehilangan akses utama keluar masuk menuju kampung halamannya sendiri. Usai terputusnya jembatan gantung sebagai satu-satunya jalan, warga kini harus memutar hingga 10 kilometer untuk bisa menjalankan aktifitas sehari-hari mereka.Antara Desa Larangan, Pagentan, Banjarnegara dan Jebengplampitan Sukoharjo Wonosobo, terpisahkan sungai sepanjang 67 meter. Hilangnya jembatan penghubung karena terseret arus banjir 2014 lalu membuat warga kedua desa kehilangan akses. Orang-orang Jebengplampitan yang paling merasakan dampaknya.Lantaran, warga Jebengplampitan lebih sering menggunakan untuk akses pertanian, sekolah maupun ke pasar. Karena memang mereka aksesnya lebih dekat ke Banjarnegara. “Terpaksa kalau mau belanja, sekolah atau ke ladang muter jauh,” kata Nardi, warga Jebengplampitan, Rabu (10/4).Warga akhirnya pun secara swadaya membangun jembatan darurat dari bambu dengan penyangga susunan batu. Kasihan bila ibu-ibu ke ladang atau anak-anak ke sekolah harus berputar jauh.Tapi, yang namanya jembatan darurat, bukan berarti bisa selamanya dipakai. “Sepanjang 2019 ini saja sudah ganti sebanyak 10 kali. Selain rusak ya karena terseret arus sungai saat hujan. Dari Pemkab beberapa kali ke sini, tapi tidak juga diperbaiki,” beber Nardi.Karena tidak tega melihat anak-anak sekolah dan ibu-ibu ke ladang harus berputar jauh, kata Nardi, warga akhirnya secara swadaya membangun jembatan darurat dari bambu dengan penyangga susunan batu. Namun jembatan itu pun tidak mampu bertahan lama, apalagi jika memasuki musim penghujan.Kisah pilu warga Jebengplampitan pun akhirnya sampai ke telinga Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Ia langsung meninjau jembatan darurat tadi dan merasakan sendiri bagaimana goyangan-goyangan membuat setiap penyeberangnya wajib berhati-hati.Menyeberang dari wilayah Banjarnegara, ia tiba di Desa Jebengplampitan. Begitu menginjakkan kaki, Ganjar yang saat itu ditemani wakilnya, Taj Yasin, disambut warga setempat. Yang tak lama kemudian juga meminta untuk dibangunkan jembatan yang lebih layak.

Komentar

VIDEO TERKINI