Habib Luthfi Pimpin Forum Ulama Sufi Sedunia

April 10, 2019
Belum ada gambar

Dalam paparannya, Syekh Abdul Azis menyebutkan ada puluhan tarekat ‘muktabarah’ yang tersebar di seluruh dunia. Demikian pula tarekat yang tergabung dalam ‘Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (JATMAN)’. Tarekat-tarekat ini memiliki ciri khas masing-masing. Namun, meski ada bermacam dan ada perbedaan, pada dasarnya tarekat-tarekat tersebut berasal dari sumber yang sama. “Mereka semua mengambil wiridnya dari Rasul dan menambahkan wirid dan doa dari mereka,” kata Syekh Abdul Aziz, seperti dilansir RadarPekalongan.co.id (Grup Fajar).Dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan dzikir yang berbeda-beda kepada para sahabatnya. Ia mengambil contoh dua orang sahabat Rasul yang paling dekat dan termasuk al-sabiqun al-awwalun, orang yang lebih dulu masuk, yakni Sayidina Abu Bakar al-Shiddiq dan Sayidina Ali bin Abi Thalib.Rasulullah, kata Syekh Abdul Aziz, memberikan Sayidina Abu Bakar al-Shiddiq, dzikir ism al-mufrad (nama tunggal), yakni lafal jalalah, Allah, sedangkan Sayidina Ali bin Abi Thalib diberikan dzikir kalimat tayibah, laa ilaha illa Allah. “Para tabiin mengambil dzikir itu dan menyebut keduanya sebagai tarekat Bakriyah dan Alawiyah,” ujarnya.Meskipun mereka tidak bertemu secara fisik, lanjutnya, tetapi jiwa mereka dipersatukan dengan kecintaannya kepada Allah swt. Karenanya, mereka saling menghormati satu sama lain.Rangkaian kegiatan Konferensi Ulama Sufi Internasional yang digelar JATMAN di Pekalongan ini akan ditutup pada Rabu (10/4) di Kajen, Kabupaten Pekalongan. Direncanakan, melalui kegiatan ini, akan dibentuk pula kepengurusan forum ulama sufi dunia. (way/RP)

Komentar

VIDEO TERKINI