KPK Awasi Kepala Daerah, Walikota Solo: Itu Cukup Bagus

April 3, 2019
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi 35 kepala daerah di Jawa Tengah (Jateng). Hal itu terkait maraknya kasus jual beli jabatan.Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menilai, upaya KPK tersebut cukup bagus. Salah satunya untuk menghindari adanya jual beli jabatan, gratifikasi, serta tindak pidana korupsi lainnya.“Itu cukup bagus. Biar teman-teman (ASN) bekerja dan berprestasi sesuai dengan kemampuannya,” ujar Rudy ditemui usai menghadiri Apel Siaga Satlinmas di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (2/4).Rudy menegaskan, di Solo tidak ada praktik jual beli jabatan. Bahkan sejak dipimpin Joko Widodo (Jokowi). Semua pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bekerja sesuai dengan prestasinya masing-masing. Baik di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun di pendidikan.Semua jabatan didapatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui seleksi yang sudah dilakukan sedemikian rupa. “Sejak Pak Jokowi (jadi Wali Kota Solo) dulu tidak pernah ada jual beli jabatan. Semua pakai seleksi. Sampai jabatan kepala sekolah pun semua seleksi,” katanya.Pada kesempatan sama, Sekda Pemeritah Provinsi (Pemprov) Jateng Sri Puryono menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh kepala daerah agar tidak coba-coba melakukan praktik jual beli jabatan.“Jabatan kepala daerah itu memang rawan pelanggaran jual beli jabatan, perizinan, gratifikasi dan lainnya. Jadi kalau ada, sudah saya peringatkan, ya gimana lagi,” ucap Sri Puryono.(JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI