Tekad PSI, Menangkan Jokowi dengan Mutlak dan Lolos Parlemen

April 1, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) optimistis bisa mendulang suara besar di Jateng, terutama saat Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April mendatang.Hal itu diungkapkan Juru Bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman, usai kegiatan konsolidasi kader PSI Jateng di Posko Pemenangan Jokowi, Jalan Madukoro, Semarang, Sabtu malam (31/3).Menurutnya, di Jateng sendiri calon legislatif dari PSI memiliki integritas yang baik. Masyarakat dibebaskan memilih siapa saja caleg PSI dari Jateng.

Konsolidasi kader PSI Jateng di Posko Pemenangan Jokowi, Jalan Madukoro, Semarang, Sabtu malam (31/3). (ist)
“Kami optimistis di Jateng akan dapat suara signifikan. Karena partai kami adalah partai nasionalis yang sejati. PSI di Jateng menargetkan suara satu dapil satu kursi,” tegasnya.Selain itu Andy menjelaskan, pihaknya juga manargetkan suara mutlak untuk Capres Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 April mendatang.“Pak Jokowi adalah pemimpin yang didambakan masyarakat. PSI bertekad, harus memenangkan Jokowi dengan angka yang mutlak. Agar tak ada keraguan atas kepemimpinan Pak Jokowi lagi,” tegasnya.Selain itu, pihaknya juga berharap PSI bisa lolos ke Senayan. “Kami juga berharap PSI bisa menjadi partai yang masuk parlemen nanti,” katanya.Sementara Wakil Ketua DPW PSI Jateng, Bagus Ardeni mengatakan, jelang Pilpres 2019 ini isu tentang toleransi berembus sangat kuat. PSI yang memiliki DNA (deoxyribonucleic acid, red) keberagaman, siap meladeni jika ada sekelompok orang yang mencoba mengganggu kesatuan bangsa ini. PSI menurutnya, juga keras bicara soal korupsi.“Kami siap melawan dua hal tersebut. Karena korupsi dan intoleransi adalah dua hal yang bisa menghancurkan Indonesia,” katanya.Sedangkan Wakil Ketua DPD Kota Semarang Grace Geovani, dalam kesempatan itu juga mengajak warga Kota Semarang untuk mendukung Jokowi di Pilpres nanti. Jokowi menurutnya sudah terbukti mampu memimpin bangsa, serta bersih dari dosa politik masa lalu.

Komentar

VIDEO TERKINI