35 Kabupaten/kota Se-Jateng Terapkan Sistem Penerimaan Pajak Online

April 1, 2019
Belum ada gambar

KERJA SAMA: Penandatanganan perjanjian kerja sama antara bupati/wali kota se-Jateng bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bank Jateng, Senin (1/4) di Hotel Gumaya, Kota Semarang. (Istimewa)SEMARANG, RAKYATJATENG – Seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah menyepakati sistem monitoring online pada penerimaan pajak pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan guna menggenjot optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi.Adanya kesepakatan ini direalisasikan lewat penandatanganan perjanjian kerja sama antara bupati/wali kota se-Jateng bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bank Jateng, Senin (1/4) di Hotel Gumaya, Kota Semarang. Disaksikan langsung oleh Gubernur Ganjar Pranowo, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng-DIJ, Aman Santosa.Pada acara tersebut, Ganjar menjelaskan jika sistem monitoring online penerimaan pajak pemerintah daerah merupakan bentuk keseriusan Jateng dalam memaksimalkan penerimaan di sektor pajak. Lewat cara ini maka pajak-pajak yang didapat bisa lebih optimal dan efisien.“Kebocoran penarikan pajak bisa kita kurangi. Seluruh transaksi pajak baik sektor perhotelan, restoran, tempat hiburan, parkir ini nantinya bisa online semuanya, sehingga akan lebih optimal,” jelas Ganjar.Sejumlah daerah di luar Jateng, beber Ganjar juga telah menerapkan sistem penerimaan pajak secara online ini. Sebagai contoh, Batam. Kota terbesar di Kepulauan Riau itu penerimaan pajaknya meningkat sangat pesat.Manfaat dari penerimaan pajak secara online ini, menurut sang Gubernur, juga sudah terasa di wilayahnya. Seperti penerapan pajak kendaraan online, yang menunjukkan penerimaan sektor pajak kendaraan terus meningkat setelah adanya sistem online itu.Kata Ganjar, ini harus diterapkan pada sektor lain yang ia sebutkan tadi. “Itu potensinya sangat besar. Kalau sistem online ini dilaksanakan, saya yakin PAD di seluruh daerah Jawa Tengah akan semakin besar,” tegasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI