173 Ribu Rumah di Brebes Tak Layak Huni

April 1, 2019
Belum ada gambar

BREBES, RAKYATJATENG– Tingkat kemiskinan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng) tampaknya masih tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Brebes yang dinilai masih sangat banyak. Dari data di Pemprov Jateng, terdapat 173 ribu RTLH yang tersebar di 17 Kecamatan di Kabupaten Brebes.Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Brebes Sutaryono mengatakan, meski Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu (DTPPFMOTM) tersebut agak meragukan, namun pihaknya tetap menggunakannya sebagai acuan. Dalam data tersebut sudah tercantum by name, by address pemilik RTLH.“Sesuai arahan bupati agar tiap desa bisa mengalokasikan APBDes dalam penggunaan Dana Desa untuk perbaikan RTLH. Diharapkan, dengan cara ini jumlah RTLH bisa ditekan,” kata Sutaryono sebagaimana diberitakan Radartegal.com (Group Fajar), Senin (1/4).Pada 2019 ini, kata dia, dari berbagai sumber anggaran baik pusat, provinsi, dan kabupaten, akan memperbaiki RTLH yang akan dibangun sekitar 1.600 unit. “Agar tepat sasaran kita bentuk tim fasilitator di lapangan untuk melkukan verifikasi faktual, agar bantuan RTLH ini sampai ke masyarakat,” kata dia.Selama kurun waktu tiga tahun belakangan, sedikitnya 2.500 unit RTLH sudah dilakukan perbaikan. RTLH itu diberikan untuk membeli material bahan bangunan untuk rehab dinding, atap, dan lantai.Karena jumlah bantuan yang diberikan untuk perbaikan itu terbatas, masyarakarat diminta tidak hanya menunggu bantuan dari pemerintah saja. Namun juga ikut melakukan perbaikan rumah mereka secara swadaya.“Misalnya lewat sumbangan saudara atau bantuan dari rantau bisa membangun rumah mereka secara bergotong royong. Kalau hanya mengharapkan bantuan ini tidak akan cukup merehab rumah. Apalagi kalau kondisi rumah rusak berat tentu butuh banyak biaya,” ungkapnya.Berdasarkan data BPS, kemiskinan di Kabupaten Brebes tahun 2017 sebesar 343.460 jiwa atau 19,14 persen. Wakil Bupati Brebes Narjo yang juga Ketua Tim Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) mengatakan, penanggulangan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diselesaikan secara bersama-sama.“Saya minta semua OPD harus mempunyai program kegiatan yang dapat mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten Brebes, sehingga ke depan jumlah kemiskinan dapat semakin berkurang,” ucap Narjo.Kemudian, berdasarkan data BPS penduduk miskin nasional berkurang 5,95 juta jiwa. Adapun tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk miskin nasional pada 2017 sebesar 26,58 Juta jiwa atau 10,12 persen. Sedangkan tahun 2009 mencapai 32,53 juta jiwa atau 14,15 persen.Di Kabupaten Brebes, kata dia, berdasarkan strategi dan program percepatan penanggulangan kemiskinan sesuai Perpres RI No 15 tahun 2010, Perpres RI No 166 Tahun 2014 Pemerintah Kabupaten Brebes telah melakukan beberapa upaya percepatan Penanggulangan Kemiskinan.Sedangkan upaya menekan angka kemiskinan itu, pemda Brebes berupaya menggerakan kembali bersekolah, jamkesda, dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni. Begitu juga perbaikan jamban sehat, santunan kematian, serta bantuan modal usaha untuk rumah tangga miskin.“Karena semua kegiatan itu akan bermuara pada upaya mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten brebes,” pungkasnya.(JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI