Tahun Lalu BTN Karimunjawa Tutup Wisata Hiu, Ini Penyebabnya

Maret 22, 2019
Belum ada gambar

JEPARA, RAKYATJATENG – Sebelum mencuat kasus matinya puluhan hiu di penangkaran Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, lokasi itu memang telah berkurang pengunjungnya. Hal ini lantaran pihak Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa melakukan penutupan aktivitas wisata ke tempat tersebut pada Juni 2018 lalu.Sebelum dilakukan penutupan oleh pihak BTN Karimunjawa, lokasi itu menawarkan atraksi wisata berenang dengan ikan hiu. Pengunjung bisa berenang hingga berfoto bersama hiu-hiu jinak di kolam tersebut.Biro-biro wisata Karimunjawa juga menawarkan kolam penangkaran hiu Pulau Menjangan Besar dalam paket tour laut. Lokasi tersebut menjadi favorit selain aktivitas snorkeling dan diving yang biasanya dilakukan di lautan Karimunjawa.Kepala BTN Karimunjawa Agus Prabowo, mengatakan, kolam tersebut pada mulanya adalah keramba untuk budidaya ikan seperti jenis kerapu, badong, dan lainnya. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Karimunjawa, keramba tersebut menjadi destinasi dan atraksi wisata yang diminati wisatawan. ”Keramba kemudian dipugar menjadi kolam pemeliharaan sekaligus untuk kegiatan wisata,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.Agus melanjutkan, pihaknya menilai aktivitas wisata di lokasi tersebut tidak dilengkapi perizinan sebagaimana mestinya. Bahkan sempat pula ada korban. ”Pada 13 Maret 2016 seorang pengunjung asal Jogjakarta terluka akibat digigit hiu saat berenang,” ujarnya.Karena itulah pada 8 Juni 2018 melalui surat kepala BTN diperintahkan pada pemilik penangkaran hiu untuk menghentikan kegiatan wisata alam di lokasi tersebut. ”BTN Karimunjawa juga telah berkoordinasi dengan Pemkab Jepara dan menegaskan kembali kebijakan penghentian kegiatan wisata hiu tersebut.Hal ini juga dikatakan Djati Utomo, salah satu pengelola biro perjalanan wisata ke Karimunjawa. Dia menyatakan, sejak ditutup 2018 lalu, pihaknya sudah tak lagi membawa wisatawan untuk berkunjung ke sana. ”Memang sudah lama tidak ke sana, sejak ditutup,” katanya.

Komentar

VIDEO TERKINI