Saatnya Ratu Kalinyamat Jadi Pahlawan Nasional

Maret 22, 2019

JEPARA, RAKYATJATENG – Proses pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional oleh Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) berlanjut. Pekan depan seminar nasional bakal digelar di Semarang. Setelah sebelumnya mendapatkan rekomendasi dari Bupati Jepara Ahmad Marzuqi untuk kelengkapan berkas.Perwakilan YDBL di Jepara Nur Hidayat, mengatakan, seminar tersebut bakal dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, dan Bupati Blora Djoko Nugroho. Ketiganya menjadi narasumber pada seminar tersebut. ”Data pendukung literasi dan arkeologi akan dipaparkan pada seminar nantinya,” katanya.Usulan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat dilakukan setelah beberapa kali diadakan focus group discussion (FGD) dengan tema ”Menghidupkan Kembali Gagasan Menjadikan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional” oleh YDBL yang juga disetujui seluruh lapisan masyarakat Jepara.Beberapa fakta sejarah pernah dijadikan alasan penolakan pengajuan sebelumnya. Salah satunya konflik politik dengan Arya Penangsang dan peristiwa bertapanya Ratu Kalinyamat. Kementerian Sosial juga menganggap kisah Ratu Kalinyamat hanya sebatas mitos dan sejarah lokal dari mulut ke mulut.”Tapi, saat ini sudah ada literasi yang bisa menjadi rujukan. Saatnya Ratu Kalinyamat menasional. Kajian-kajian sejarah dan arkeologi saat ini cukup menjadi data pendukung pengajuan kali ini,” ujarnya.Sebelumnya, berdasarkan surat permohonan dari YDBL, bupati Jepara memberikan rekomendasi Ratu Kalinyamat untuk diusulkan mendapat gelar pahlawan nasional. Surat rekomendasi dari bupati Jepara itu, sudah diterima YDBL Senin (18/3) lalu. Langkah selanjutnya adalah segera melengkapi berkas persyaratan yang diperlukan.Nur Hidayat, mengatakan, ada keinginan kuat masyarakat Jepara terkait pemberian gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat. Itu harus diperjuangkan. Selain rekomendasi, berbagai kegiatan guna menunjang usulan gelar pahlawan telah dilakukan.

Komentar