Pemkot Pekalongan Mulai Lakukan Pematokan Lahan Terdampak Penataan Sempadan Kali Loji

Maret 22, 2019
Belum ada gambar

PEKALONGAN, RAKYATJATENG – Pemkot Pekalongan melalui instansi sejak awal Maret ini sudah mulai melaksanakan berbagai tahapan dalam rangka proyek penataan sempadan Kali Loji, Krapyak, Pekalongan Utara. Diantaranya sosialisasi awal terhadap warga terdampak.Selain itu, Tim Pengadaan Tanah bersama pihak terkait dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Pekalongan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pekalongan, pihak Kelurahan terdampak, serta Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah juga sudah mulai melakukan pematokan tahap terhadap lahan yang akan terdampak.“Tim sudah melakukan pematokan lahan tahap awal sejak Kamis pekan lalu. Pematokan ini untuk menentukan batas tanah atau bangunan yang akan dibebaskan,” ungkap Kepala Bidang Penataan Ruang, Jasa Konstruksi dan Pertanahan pada DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin, kemarin.Khaerudin menjelaskan, berdasarkan data yang ada, total ada 136 bidang tanah atau bangunan yang akan dibebaskan. ANtara lain terdiri dari 104 tempat tinggal atau rumah, 11 MCK umum, 1 gudang, tanah kosong, serta ada pula TPQ dan mushola.Sedangkan warga atau pemilik lahan yang terdampak berjumlah 123 orang. “Pemkot Pekalongan bersama instansi terkait sudah melaksanakan sosialisasi awal kepada warga terdampak dan pihak terkait. Hasil sosialisasi pertama, intinya masyarakat menyambut baik,” tuturnya. Proyek MultiyearsKhaerudin menerangkan bahwa penataan sempadan Kali Loji ini akan dilaksanakan oleh Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah. Proyek ini merupakan proyek ‘multiyears’, atau dilaksanakan selama beberapa tahun anggaran.“Di tahun anggaran 2019 ini Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah sudah menetapkan anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk penataan sempadan Kali Loji. Pemkot Pekalongan tahun ini juga sudah menganggarkan Rp3,5 miliar untuk pembebasan lahannya,” ungkapnya.

Komentar

VIDEO TERKINI