Lampaui Target, Stasiun Batang Layani 65 Penumpang Perhari

Maret 22, 2019

BATANG, RAKYATJATENG – Lima hari paska diresmikan Bupati Wihaji, antusiasme masyarakat untuk naik dan turun kereta api di Stasiun Batang tercatat cukup tinggi. Jumlah penumpang yang dilayani bahkan menembus angka 65 orang, sehingga terbilang aman dari target yang dibebankan PT KAI.“Rata rata per hari ada 65 orang naik kereta dari Stasiun Batang, baik itu menggunakan kereta Kaligung maupun Menoreh. Artinya, jumlah penumpang ini cukup aman, dari yang ditarget oleh PT KAI,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang, Murdiono, Rabu (20/3).Sebab, kata dia didampingi Kepala Bidang Keselamatan dan Teknik Sarana, Lilik Setyawan, PT KAI DAOP IV Semarang menarget jumlah penumpang yang naik kereta dari Stasiun Batang setiap harinya harus mencapi 60 orang.“Alhamdulillah, atas adanya dukungan dari masyarakat. Namun kami harap, terus ramaikan stasiun, naik dan turun di Stasiun Batang. Mari kita sukseskan bersama, jangan sampai Stasiun Batang mati suri kembali,” katanya.Mengingat aktivasi Stasiun Batang masih berstatus uji coba atau berhenti luar biasa (BLB), lanjut Murdiono, maka hanya ada dua kereta yang berhenti, dan jam berhentinya pun masih terbatas. Namun, setelah uji coba dan dilakukan evaluasi, pihaknya menjanjikan akan ada penambahan unit kereta dan jam berhenti kereta.“Saat ini, PT KAI tengah menyelesaikan grafik perjalanan kereta, yang ditarget akan selesai pada 1 Juli 2019 nanti. Setelah itu akan ada evaluasi dari PT KAI. Kita menaruh harapan, agar status uji coba atau BLB dicabut, sehingga ada penambahan kereta dan tambahan jam berhenti kereta,” terangnya.Perlu diketahui, saat ini hanya kereta Kaligung dan Menoreh yang melayani pemberangkatan dari Stasiun Batang. (nov/fel/RP)

Komentar