Kata Walikota, Kesehatan Masyarakat Kota Tegal Meningkat

Maret 22, 2019

TEGAL, RAKYATJATENG – Capaian tiga indikator kesehatan yang berhasil dilakukan Pemkot Tegal mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Ketiga indikator itu yakni kematian bayi, angka kematian ibu dan prevalensi gizi buruk.Wali Kota Tegal Nursholeh saat menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) kemarin mengatakan capaian tiga indikator urusan kesehatan yaitu kematian bayi, angka kematian ibu dan prevalensi gizi buruk pada 2018 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan adanya peningkatan kesehatan masyarakat yang lebih baik.”Pada 2018 kasus kematian ibu mengalami penurunan menjadi satu dari dua kasus di 2017,” katanya.Kemudian angka kematian bayi juga mengalami penurunan dari 11,00 di 2017, menjadi 7,62 per 1000 kelahiran hidup pada 2018. Demikian pula dengan angka prevalensi gizi buruk, pada 2018 tercapai 0,51 persen, sedangkan pada tahun 2017 yaitu sebesar 1,62 persen.”Sementara terkait angka partisipasi kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mencapai 197,43 persen dari target. Hal ini menunjukan anak usia 4-6 tahun di Kota Tegal sudah memperoleh pelayanan pendidikan di usia dini,” terang Nursholeh. (muj/zul/RT)

Komentar