Indomaret Ini Ternyata Dirampok oleh Dua Karyawannya Sendiri

Maret 22, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYTAJATENG – Tidak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengungkap perampokan Indomaret di Jalan Ngesrep Timur V, Banyumanik, pada Rabu (20/3) dini hari lalu.Empat orang tersangka berhasil dibekuk kurang dari 24 jam setelah kejadian. Tiga di antaranya adalah karyawan Indomaret yang dirampok tersebut.Mereka berinisial Dn, Rn dan Sb. Satu tersangka lain bernama Iv merupakan seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Semarang. Keempatnya ditangkap oleh Tim Resmob Polrestabes Semarang bersama Unit Reskrim Polsek Banyumanik pada Rabu (20/3) malam.“Tersangka ada lima orang tetapi baru tertangkap empat. Satu orang masih buron, inisial Rd. Dari empat tersangka itu tiga orang ternyata karyawan Indomaret yakni dua karyawan yang bertugas malam itu (Dn dan Rn) serta satu orang bernama Sb yang ikut masuk dengan memakai jaket hitam dan helm,” kata Kapolsek Banyumanik, Kompol Retno Yuli, seperti dilansir rmoljateng.com, Kamis (21/3).Retno menambahkan, penangkapan tersebut dilakukan setelah penyidik Unit Reskrim melakukan olah TKP dan meminta keterangan dua karyawan, Dn dan Rn, yang melapor ke Polsek Banyumanik.“Dua karyawan melaporkan kejadian perampokan ke Polsek dengan kerugian Rp50 juta. Lalu anggota datang ke lokasi dan mengecek CCTV. Dari rekaman CCTV itu terlihat ada salah satu tersangka memakai jaket hitam tetapi di dalamnya memakai seragam Indomaret,” tuturnya.Temuan itu kemudian dikembangkan dengan hasil keterangan dua saksi. Saat diperiksa, keterangan keduanya terdapat kejanggalan. Keduanya mengaku melepaskan ikatannya masing-masing menggunakan gunting padahal gunting hanya ada satu.“Awalnya dua karyawan itu diperiksa sebagai saksi tapi setelah dikonfrontir terdapat kejanggalan. Kami kroscek dengan bukti lain yang disita dari dua karyawan itu. Akhirnya mereka mengaku,” jelas Retno.

Komentar

VIDEO TERKINI