Andalkan APBD tidak Cukup, Ini Kiat Hendi Bangun Kota Semarang

Maret 16, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Keterlibatan masyarakat dan pihak swasta dalam pembangunan menjadi salah satu kunci percepatan perubahan dan kemajuan Kota Semarang saat ini.Hal tersebut dikemukakan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, saat menjadi narasumber dalam acara Seminar Anti Korupsi yang mengambil tema “Penguatan Akuntabilitas dan Inovasi dalam Pengadaan Publik dan Perizinan oleh Pemerintah Daerah di Hotel Gumaya, Semarang, beberapa waktu lalu.Hendi, sapaan akrab Walikota, menyampaikan bahwa APBD Kota Semarang memang kalah jika dibandingkan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Hal ini yang kemudian mendorong Hendi untuk menerapkan konsep Bergerak Bersama, yaitu dengan mendorong peran serta swasta untuk ikut membangun Kota Semarang.“Karena kalau mengandalkan APBD saja tidak cukup. Apalagi APBD Kota Semarang masih kalah dibanding Kota metropolitan lain, seperti Surabaya dan Bandung. Sehingga tanpa dukungan masyarakat, pengusaha dengan CSR-nya, serta teman-teman media, kota ini akan selalu tertinggal,” ujar Hendi.Guna mendorong peran masyarakat dalam pembangunan, maka masyarakat juga telah dimudahkan dalam urusan pengaduan kepada Pemerintah.Selain itu, perlu adanya transparansi dan kemudahan dalam proses perizinan dan pengadaan. Menurutnya, melalui kemudahan perizinan dapat mengundang investor untuk datang ke Kota Semarang dan dengan transparansi pengadaan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya pengusaha kepada Pemerintah.“Kemudahan dan keterbukaan proses izin buktinya dapat meningkatkan partisipasi swasta untuk berinvestasi di Kota Semarang. Indikasinya yaitu jumlah hotel dan restoran yang meningkat. Jumlah hotel yang tadinya 180-an sekarang meningkat signifikan menjadi 800-an. Restoran yang tadinya 900-an sekarang mencapai 1.800-an. Kenaikannya sampai 200 persen,” terang Hendi.”Dengan banyaknya investor yang membuka usaha di Kota Semarang, berarti penyerapan tenaga kerja, peningkatan pajak retribusi yang akhirnya kembali lagi untuk membiayai pembangunan di kota Semarang,” imbuhnya.

Komentar

VIDEO TERKINI