Peringati Hari Peduli Sampah, Direktorat Polairud dan Bhayangkari Polda Jateng Bersih-bersih Pantai

Februari 22, 2019
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Kepedulian jajaran Direktorat Polairud Polda Jawa Tengah, bersama Ibu-Ibu Bhayangkari, terhadap kelestarian alam patut menjadi teladan.Di tengah kesibukannya dalam melaksanakan tugas, mereka melaksanakan bersih-bersih pantai secara massal di Pantai Cipta, kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (21/2).Aksi bersih pantai ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019 dengan tema “Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai”.Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 orang dari internal Polri, Bhayangkari Jawa Tengah, Bhayangkari Polairud dan Bhayangkari eks wil Semarang (6 Polres) dan stakeholder.Direktur Polairud Polda Jawa Tengah Kombes Pol Risnanto SIK, MS mengatakan bahwa, dalam kegiatan HPSN ini pihaknya juga menggandeng anak usia dini dari tingkat SD hingga mahasiswa serta komunitas peduli lingkungan”Hal ini guna menanamkan kesadaran mereka untuk hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan. Dari tujuh titik di area Semarang yang disurvey, pantai merupakan tempat yang paling membutuhkan perhatian dan kepedulian kita semua terkait dengan pengelolaan sampah,” ungkapnya.Ia mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar menerapkan hidup sehat. “Jangan buang sampah sembarangan dan berupaya tidak menggunakan produk-produk dalam bentuk plastik yang sulit didaur ulang,” ujarnya.Sementara Ketua Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Jawa Tengah Ny Santi Condro Kirono mengatakan, Bhayangkari Jawa Tengah mendukung program pemerintah (HPSN).“Kita menggerakkan seluruh anggota Bhayangkari khususnya di Jawa Tengah untuk bersama-sama membersihkan lingkungan kita, baik di asrama maupun di rumah,” katanya.Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat maupun anggota untuk mengurangi pemakaian plastik seperti sedotan, dan botol air mineral.“Kita selalu menghimbau pada anggota untuk memakai atau membawa tumbler. Kita sangat peduli, karena Indonesia sudah menjadi pemasok sampah nomor dua di dunia. Untuk itu kita dukung program pemerintah,” pungkasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI