Soal Belasan ASN di Jateng Dinilai Tidak Netral, Ganjar: Saya Bina Dulu

Februari 18, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berjanji bakal membina para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kepergok tidak netral selama masa pemilu 2019 ini. Politisi PDIP itu bahkan mengaku sudah mendapati laporan semacam ini cukup banyak.”Nanti kita tunggu itu di mana. Kalau di (lingkungan pegawai) provinsi nanti urusan saya. Yang di kabupaten/kota biar urusan bupati wali kotanya,” kata Ganjar saat dijumpai di Kantor Dispermades, Kota Semarang, Senin (18/2).Diberitakan sebelumnya, sebanyak 15 ASN direkomendasikan oleh Bawaslu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk diberikan sanksi administratif. Musababnya, mereka ketahuan terlibat dalam kegiatan para peserta pemilu.Kasus belasan ASN tak netral tersebut, tersebar di 13 Kabupaten/Kota di Jateng. Seperti Banjarnegara, Boyolali, Blora, Brebes, Klaten, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Sragen, Sukoharjo, Kota Pekalongan, Kota Salatiga, dan Kota Tegal.Modusnya, antara lain, memberikan sambutan yang menyinggung dana aspirasi dari caleg, keterlibatan dalam sarasehan dan pembekalan saksi peserta pemilu, menyertakan konten kampanyepada sebuah aplikasi pemkab, memposting dukungan di media sosial, menyampaikan ajakan mendukung Caleg DPRD, dan lain sebagainya.Ganjar berujar, para ASN itu sejatinya sudah paham soal aturan netralitas ini. Sehingga, mereka pun seharusnya mengerti apa yang menanti mereka setelah ini. “Biasanya sudah ada bunyinya, apakah itu dibina atau dikasih peringatan dan sebagainya,” sambung Gubernur.”Saya juga menemukan yang belum diproses siapa, saya dilapori juga banyak. Maka saya bina dulu saja. Kalau kamu tidak (mau dibina) ya saya laporkan. Itu cara kita. Kecuali Bawaslu mau proaktif. Kalau proaktif saya kasih tuh, saya punya banyak sekali,” tandasnya.(JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI