ACT Sumbang 100.000 Liter Bahan Bakar, Indonesia Selamatkan Pasien di Gaza

Februari 6, 2019
Belum ada gambar

“Masing-masing rumah sakit menampung jumlah pasien berbeda. Tiga di antaranya biasa melayani lebih dari seribu, antara lain RS. European dengan 1.600 pasien, RS. Al-Shifa dengan 1.450 pasien, dan RS. Naseer dengan 1.300 pasien,” papar Faradiba.Merunut fakta sebelum ACT melakukan aksi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa sistem kesehatan di Gaza berada di ujung tanduk. Harga bahan bakar melambung tinggi, sedangkan suplai listrik untuk rumah sakit semakin terbatas. PPadahal menurut data, Gaza membutuhkan 500.000 liter bahan bakar per hari untuk pasokan listrik rumah sakit. Akibatnya, hampir seluruh rumah sakit di Gaza hanya mengandalkan bantuan bahan bakar dari sejumlah lembaga donor internasional, itu pun jumlahnya terbatas.“Insya Allah, setelah mendapat bantuan bahan bakar, 8 rumah sakit itu bisa beroperasi selama dua pekan ke depan. Sehingga, suplai bahan bakar ini mampu melayani ribuan pasien di semua instalasi rumah sakit di sana,” kata Faradiba.(JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI