Marak Aksi Bakar Kendaraan di Semarang, Begini Reaksi Hendi

Februari 5, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Aksi pembakaran kendaraan di sejumlah lokasi dinilai merupakan upaya untuk menciptakan Kota Semarang menjadi tidak kondusif dan membuat masyarakat resah.Karena itu warga pun diminta untuk giat melakukan siskamling dan mengaktifkan kembali pos kamling untuk mencegahnya.Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pembakaran mobil dan motor di rumah-rumah warga merupakan aksi teror. Pelakunya diduga sudah tahu peta wilayah sebelum melakukan aksinya.”Sampai hari ini pihak Kepolisian masih mengusut dan kita berdoa mudah-mudahan segera tertangkap pelakunya,” ujarnya, Senin (4/2).Pria yang akrab disapa Hendi ini berharap agar masyarakat tak cemas dengan teror itu. Justeru saat ini masyarakat Kota Semarang sedang ditantang untuk meningkatkan kekompakan.Pihaknya pun telah membuat surat edaran ke Camat dan Lurah untuk merapatkan ketua RW dan RT. Agar mereka mengaktifkan kembali pos-pos kamling dan portal di lingkungan masing-masing. Jika belum ada portal masyarakat bisa swadaya membuat portal.”Kepolisian, Muspida, TNI dan Pemkot serta Pemprov juga hari ini sedang bekerja. Sehingga masyarakat pun harus support dengan cara melakukan pengamanan secara mandiri atau lewat siskamling,” kata Hendi.Politisi PDI Perjuangan ini juga menegaskan, pemerintah juga sudah memasang beberapa CCTV. Hingga di kampung-kampung yang dipasang secara swadaya oleh beberapa perumahan.Pihaknya telah memerintahkan Diskominfo agar CCTV yang di kampung dan jalan atau bangunan milik swasta itu, terintegrasi dengan Situation Room milik Pemerintah Semarang.”Supaya kalau ada kejadian, dari Kepolisian punya data dan mampu mengidentifikasi siapa pelakunya,’’ tegasnya.Sementara itu Polda Jateng menerjunkan 450 personil untuk memburu pelaku teror pembakaran kendaraan di Kota Semarang. Personil ini diperbantukan untuk Polrestabes Semarang.

Komentar

VIDEO TERKINI