Silaturahmi Bersama Tenaga Lepas Pertanian, Jokowi Bawa Angin Segar

Februari 3, 2019
Belum ada gambar

Tapi perlu disampaikan olehnya, bahwa harus ada payung hukumnya untuk pengangkatan ini. Dan kata Jokowi, bisa diatur lewat Perpres. Dia pun meminta waktu untuk meninjau perancangannya agar nantinya tak menabrak Undang-Undang.”Saya enggak mau ngomong manis-manis, tapi kalau memungkinkan ya kenapa tidak. Besok ini setelah saya balik, akan ketemu MenPanRB. Rabu-Kamis sudah ada kepastian,” ucapnya.Politisi PDIP itu menjamin, kalau ini bukan janji belaka. Karena, keberadaan penyuluh pertanian ini dirasa penting dalam menciptakan swasembada pangan. Semisal, dalam kurun waktu 2014-2018, pemerintah sukses menekan angka impor jagung dari 3,6 juta ton menjadi 180 ribu ton saja. Dan diharapkan, para penyuluh pertanian ini mampu membantu lebih banyak.”Itu keberhasilan bapak ibu sekalian dalam memperbaiki produksi. Tapi tolong diperhatikan, diatur betul jangan sampai tidak diatur tata waktunya. Karena produksi melimpah, tidak diatur tata waktunya, yang terjadi adalah harga anjlok. Contoh cabe, saat harga tinggi nanam semua. Di saat bersamaan harganya anjlok, teriak semua. Begitu naik lagi, nanam lagi bareng semua. Habis itu jatuh semua. Inilah pentingnya pengaturan dan komunikasi,” ucapnya.(JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI