Evakuasi Truk Melintang di Jalan Jepara-Bangsri Libatkan Tiga Crane

Januari 25, 2019
Belum ada gambar

JEPARA, RAKYATJATENG – Penutupan Jalan Jepara-Bangsri akibat kecelakaan truk yang melintang di tanjakan Desa Mambak, Pakisaji, berlangsung 36 jam. Pada pukul 15.00 kemarin, truk pengangkut crane yang melintang di jalan itu, berhasil dievakuasi. Tiga crane diterjunkan untuk proses evakuasi.Truk itu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Jepara-Bangsri Rabu (23/01) sekitar pukul 03.30. Tepatnya di tanjakan Desa Mambak, Pakisaji. Truk Hino Head Tractor dengan nomor polisi B 9202 IG itu memuat crane seberat 50 ton. Kondisinya melintang di jalan hingga membuat arus lalu lintas sama sekali tidak bisa bergerak.Arus lalu lintas dialihkan malalui jalur alternatif Wonorejo-Bulungan-Suwawal. Para pengguna jalan dari arah Bangsri ke Jepara kota dan sebaliknya terpaksa memutar ambil jalur alternatif.Kendaraan dari arah Jepara kota mengambil jalur melalui Perempatan Kedungcino belok kanan arah Bulungan. Sedangkan dari arah Bangsri mengambil jalur ke Jalan Suwawal arah Bumi Perkemahan Pakis Aji. Pertemuan dua arah lalu lintas ini, membuat kepadatan kendaraan di sepanjang Jalan Suwawal. Terutama di saat jam berangkat dan pulang bekerja.Proses evakuasi crane sebenarnya sudah dimulai pada Rabu (23/1) lalu. Dengan menerjunkan satu crane. Namun belum membuahkan hasil. Malam harinya ditambah satu crane lagi. Namun masih belum membuahkan hasil juga. Truk dan crane yang melintang tidak sedikitpun bergeser. Evakuasi dihentikan pada pukul 02.30 kemarin.Kemudian dilanjutkan sebelum pukul 07.00 dengan ditambah lagi satu crane. Hingga ada tiga crane yang digunakan untuk evakuasi. Dua crane berada di sisi utara dan satu crane di sisi selatan. Pertama, badan crane yang melintang di jalan itu diangkat. Kemudian ditempatkan di badan truk seperti semula. Setelah itu, giliran menempatkan posisi truk yang di atasnya sudah ada crane-nya agar tidak melintang lagi.Sempat dicoba beberap kali. Tapi gagal. Tim dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B juga beberapa kali berdiskusi mencari solusi evakuasi.Kemudian, kawat baja dikaitkan dengan bagian belakang truk yang melintang dari sisi selatan. Kemudian ditarik. Truk bisa mundur. Namun terdengan suara patahan dari bagian truk yang mengalami kecelakaan itu. Ada bagian rem yang rusak. Evakuasi pun sempat berhenti satu jam.Setelah diperbaiki, giliran crane dari arah utara menarik bagian kepala truk. Akhirnya truk bisa dievakuasi pada pukul 15.00.Dari arah Jepara dan  Bangsri, masing-masing terdapat antrean kendaraan besar seperti truk dan kontainer sepanjang satu kilometer. Kendaraan tersebut menunggu selesainya evakuasi, karena tidak bisa melewati jalur alternatif. Setelah dibuka, Satlantas Polres Jepara memberlakukan buka tutup jalur.”Kondisi medan dan cuaca sempat menghambat evakuasi. Tapi, dengan kerja keras tim engineering, evakuasi bisa berjalan lancar,” ujar Kapolres Jepara AKBP Arief Budiman saat meninjau lokasi kemarin.(ks/war/lin/top/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI