Walikota Semarang: Wanita Adalah Tiang Negara

Januari 24, 2019
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengajak jamaah pengajian Jaga Gawang Aswaja untuk bersama-sama membangun Kota Semarang. Khususnya menggiatkan aktivitas sosial dan menunjukkan kepedulian terhadap pengentasan persoalan-persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.Hal itu disampaikan Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi saat membuka acara pengajian Jaga Gawang Aswaja di lingkungan Balaikota Semarang, belum lama ini. Menurutnya, tidak hanya pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat dalam berbagai organisasi, media pun didorong untuk memberikan kontribusi demi kemajuan kota.“Semarang ini tempat kita tumbuh dan besar. Jadi, mari bersama-sama mencintai, mendoakan dan turut membangun,” kata dia.Walikota Hendi mengumpamakan sebuah mobil, Kota Semarang memiliki 4 roda, yaitu pemerintah, pengusaha, masyarakat dan pewarta atau media. Ketika salah satu ban kempes, tentu mobil tersebut tidak dapat melaju dengan baik.”Sebaliknya jika keempat ban dalam kondisi baik, mobil akan melaju dengan cepat. Begitu pula dengan pembangunan kota, semua harus ikut terlibat bersama-sama,” ujarnya.Lebih lanjut, sesuai sabda Rasulullah mengenai peran perempuan dalam suatu negara, disebutkan bahwa sosok perempuan merupakan kekuatan dalam menopang pembangunan, termasuk di Kota Semarang.Untuk itu, pihaknya berharap agar para perempuan yang tergabung dalam majelis sholawat dan dzikir Jaga Gawang Aswaja menjadi pionir dalam melahirkan kaum perempuan yang baik dan salehah sehingga benar-benar menjadi ‘tiang’ bagi negara, lebih khusus bagi Kota Semarang.”Wanita adalah tiang negara, jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan jika rusak wanitanya maka rusak pula negaranya,” kata Walikota Semarang yang juga Politisi PDI Perjuangan itu.Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Semarang itu juga menyinggung tentang kesetaraan gender yang menurutnya dapat diaplikasikan dengan mengakhiri segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan, menghapuskan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, perdagangan orang dan eksploitasi seksual.

Komentar

VIDEO TERKINI