Tahun 2018, Serapan Anggaran Pemkot Semarang Capai 94,56 Persen

Januari 16, 2019

SEMARANG, RAKYATJATENG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi menunaikan janjinya mengubah wajah Kota Semarang pada tahun 2018. Janji tersebut merupakan hal yang dia tekankan saat dilantik menjadi Walikota Semarang pada 17 Februari 2016 lalu.Dari awal dirinya dilantik, Walikota yang juga disapa Hendi itu berupaya melakukan dasar-dasar perubahan pola pembangunan di Kota Semarang.Hal itu dilakukannya dengan mendorong efektivitas dan efisiensi melalui pemutakhiran software serta aplikasi pendukung, mendorong adanya revolusi mental di tataran birokrasi melalui evaluasi berkala sistem Lapor Hendi, serta mendorong peningkatan kinerja ASN melalui rapat koordinasi bulanan yang diikuti oleh seluruh organisasi perangkat daerah di Kota Semarang.Selain itu, orang nomor satu di Kota Semarang itu juga meletakkan berbagai dasar pembangunan lainnya, seperti mendorong perluasan wawasan pembangunan dengan studi banding di berbagai negara, juga mendorong perubahan kebijakan ekonomi dengan lebih fokus pada peningkatan perdagangan dan jasa, khususnya pariwisata.Sebagai penegasan komitmennya untuk mengubah wajah Kota Semarang, Walikota Hendi meresmikan 466 program dan 2.906 kegiatan yang digarap Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sepanjang tahun 2018.Peresmian proyek tersebut diawali di Situation Room Pemkot Semarang yang merupakan ruang integrasi pembangunan di Kota Semarang saat ini.Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan meninjau sejumlah proyek prestisius Kota Semarang di 2018, seperti Taman Indonesia Kaya, Semarang Bridge Fountain, Plaza Kandri serta Desa Wisata Cepoko.Di tahun 2018 sendiri, Pemkot Semarang berhasil mengoptimalkan pembangunan. Hal tersebut terlihat dari serapan anggaran Pemkot Semarang yang mencapai 94,56 persen.Tak hanya itu, sejumlah apresiasi dari berbagai pihak juga diberikan untuk Pemkot Semarang. Tercatat sebanyak 47 penghargaan didapatkan Walikota Hendi bersama jajarannya selama tahun 2018.

Komentar