Viral, Jembatan Air Mancur Pertama di Indonesia Diresmikan di Semarang

Januari 2, 2019

SEMARANG, RAKYATJATENG – Air mancur di Jembatan Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) atau yang dikenal Semarang Bridge Fountain akhirnya diresmikan Walikota Semarang Hendrar Prihadi di malam pergantian tahun, Senin (31/12).Ribuan warga masyarakat menjadi saksi peresmian Semarang Bridge Fountain yang merupakan jembatan air mancur pertama di Indonesia tersebut.Hujan yang mengguyur Kota Semarang pada malam peresmian tidak menyurutkan niat masyarakat menyaksikan bridge fountain, yang sampai saat ini masih viral di berbagai media sosial.Semarang Bridge Fountain melalui atraksi air mancurnya di sepanjang jembatan BKB menjadi magnet wisatawan, yang datang untuk melewati malam pergantian tahun di Kota Semarang.Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menegaskan, jika Semarang Bridge Fountain Semarang merupakan yang pertama di Indonesia. Tercatat sebelum ini, atraksi serupa baru ada pada Jembatan Banpo yang melintas di Sungai Han, Seoul, Korea Selatan.Walikota Hendi sendiri mengaku sangat berterimakasih atas pemberian ijin pengelolaan jembatan BKB oleh Presiden RI Joko Widodo, Kementerian PUPR, dan BBWS untuk menjadi aset wisata Kota Semarang.Sebelumnya BKB sendiri hanya difungsikan sebagai mitigasi bencana di Kota Semarang. Menurutnya, point paling penting yang ada malam itu adalah bagaimana BKB sebagai mitigasi bencana dalam menanggulangi banjir, dapat disulap menjadi destinasi wisata baru di Kota Semarang.”Banjir Kanal Barat merupakan proyek Pemerintah Pusat Indonesia yang berada di Kota Semarang untuk mengatasi bencana banjir di wilayah barat. Dan hari ini Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada Bapak Presiden, Menteri PUPR, dan Satker BBWS yang telah mengijinkan aset ini kami kelola sebagai salah satu tempat wisata,” kata Walikota Hendi.Setidaknya pada malam itu ribuan masyarakat memadati empat ruas jalan untuk menyaksikan atraksi Semarang Bridge Fountain, yaitu di Jalan Basudewo, Jalan Kokrosono, Jalan Madukoro dan jalan Pusponjolo.

Komentar