Kumpulkan Ratusan Pemuda Lintas Agama dan Parpol, Serukan Pemilu Damai

Desember 28, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Jawa Tengah akan menggelar deklarasi Pemuda Peduli Pemilu Damai Anti Hoax-Anti Sara. Kegiatan tersebut rencananya dilaksanakan besok, Sabtu, 29 Desember 2018 pukul 16.00 WIB di depan Gedung Outdetrap Kawasan Kota Lama Semarang.Koordinator kegiatan deklarasi Pemuda Peduli Pemilu Damai Anti Hoax-Anti Sara DPD KNPI Jateng, Lukman Hakim menuturkan, dalam kegiatan tersebut akan menghadirkan sedikitnya 300 pemuda lintas agama, lintas partai politik (Parpol) dan lintas suku.Menurutnya, panitia juga mengundang pimpinan Organisasi Kepemudaan (OKP) Tingkat Jawa Tengah, Pimpinan DPD KNPI Kota/Kabupaten se-Jawa Tengah dan utusan BEM-BEM Kampus di Kota Semarang.”Kami juga mengundang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta Pejabat Forkompimda Jateng, Ketua KPU Jateng dan Ketua Bawaslu Jateng,” ucap Lukman, Kamis (27/12).Wakil Ketua KNPI Jateng itu menjelaskan, kegiatan deklarasi Pemuda Peduli Pemilu Damai ini digelar sebagai ikhtiar mengajak elemen pemuda dan masyarakat Jawa Tengah pada umumnya untuk bersama-sama menciptakan jalannya pesta demokrasi, pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif (Pileg) 2019 berjalan lancar, aman, terbebas isu sara, hoax dan ujaran kebencian.”Pengalaman gelaran Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati-Wakil Bupati dan Pemilihan Walikota-Wakil Walikota Pilkada serentak 2018 di Jawa Tengah berjalan lancar tanpa gejolak berarti. Kita ingin tunjukkan, pemilu 2019, Jateng tetap adem dan kondusif, proses pelaksanaan Pemilu berjalan lancar dan tidak menyisakan masalah,” ungkapnya.Aktivis Pemuda Muhammadiyah Jateng itu melanjutkan, tolak ukur gelaran Pemilu dikatakan sukses adalah tingkat partisipasi masyarakat tinggi, terbebasnya praktek money politic (politik uang), netralitas ASN, terbebasnya isu-isu sara dan hoax. “Kita (Pemuda Jateng, red) berkomitmen meningkatkan partisipasi pemilih. Jangan sampai generasi milenial yang sudah masuk daftar calon tetap (DCT) golput,” tukasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI