Wacana Posko Prabowo-Sandi Pindah ke Jateng, Hendi: Membangkitkan Banteng Tidur

Desember 20, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Wacana Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno untuk memindahkan markas pemenangannya dari Jakarta ke Jawa Tengah dan mendirikan posko pemenangan hingga tingkat RT/RW ditanggapi dingin oleh politisi PDI Perjuangan, Hendrar Prihadi.Pria yang juga menjabat sebagai Walikota Semarang itu tak ingin terlalu serius menanggapi langkah yang dilakukan kubu sebelah. Dirinya pun menganggap bahwa hal tersebut justru membangkitkan banteng tidur.Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang ini juga menyebutkan jika statement Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono terkait Jawa Tengah yang tidak lagi relevan disebut sebagai kandang banteng, menunjukan jika kubu Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno tidak punya data.”Kan jelas datanya kalau pada tingkat eksekutif dan legislatif di Jawa Tengah mayoritasnya adalah kader PDI Perjuangan. Lagipula kalau sudah tidak dianggap kandang banteng kok repot-repot sampai buat posko di sini,” kata Hendi saat ditemui disela-sela kegiatan pembekalan Caleg sekaligus peluncuran 50 Mobil Blusukan Jokowi-Ma’aruf di Kota Semarang belum lama ini.”Ini justru membuat teman-teman kader PDI Perjuangan lebih bersemangat untuk memenangkan pak Jokowi dan Kiai Ma’aruf,” tegasnya.Secara rinci Hendi menjelaskan jika pada kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah periode 2014-2019, PDI Perjuangan mendominasi 31 kursi dari total 100 kursi.Selanjutnya dari total 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, PDI Perjuangan juga mendominasi kursi kepala daerah dengan mendudukkan 18 kadernya. Selain itu jika ditotal, kader PDI Perjuangan juga duduk pada 412 kursi DPRD tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.”Jadi kalau wacana posko-posko itu jadi, saya malah senang karena konsentrasinya terpusat di sini. Jadikan teman-teman di provinsi lain bisa lebih leluasa meningkatkan elektabilitas Pak Jokowi tanpa diganggu, cukup kita yang hadapi,” katanya.

Komentar

VIDEO TERKINI