28 Ribu e-KTP Invalid Dibakar Disdukcapil Kota Semarang

Desember 20, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Tak ingin persoalan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang tercecer kembali terulang, beberapa daerah ramai-ramai memusnahkan e-KTP yang rusak atau invalid. Seperti yang juga dilakukan Pemerintah Kota Semarang.Melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang, pemusnahan dilakukan di Kantor Disdukcapil Kota Semarang, Rabu (19/12). Ada sekitar 28 ribu keping e-KTP dimusnahkan dengan cara dibakar.Hal itu dilakukan menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri yang tertuang dalam surat edaran dengan nomor: 470.13/11176/SJ tertanggal 13 Desember 2018 tentang penetausahaan e-KTP rusak atau invalid.“Hari ini kami memusnahkan 22.752 e-KTP. Sebelumnya sudah memusnahkan sekitar 5.000an e-KTP invalid, rusak dan pindah data yang tersimpan di kantor kami sejak 2011,” kata Kepala Disdukcapil Kota Semarang, Adi Tri Hananto, Rabu (19/12).Terkait adanya informasi tentang praktik pemalsuan e-KTP yang dijual secara online di beberapa daerah, Adi Tri Hananto tak menampiknya. Pemalsuan e-KTP menurutnya memang ada, dan digunakan untuk keperluan yang tak sesuai peruntukan.“Blanko kosong dijual online, tapi tidak ada isi chipnya. Imbauan kami untuk instansi-instansi yang memerlukan data kependudukan asli, bisa menggunakan alat pembacaan card reader e-KTP,” tegas mantan Sekda Kota Semarang ini.Sebagai infromasi, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menginstruksikan agar e-KTP yang rusak atau tidak berlaku lagi agar dimusnahkan dengan cara dibakar.“Bahwa untuk e-KTP yang rusak dan yang sudah tidak berlaku lagi dimusnahkan dengan cara dibakar. Dan dalam pembakaran tentunya ada berita acara yang harus dilaporkan kepada Kemendagri, dalam hal ini Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil,” kata Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo belum lama ini.Hadi menjelaskan aturan pemusnahan dengan cara dibakar ini sudah berlaku. Nantinya akan ada sanksi jika petugas tidak mematuhi aturan dan menyebabkan banyak e-KTP tercecer. (sen)

Komentar

VIDEO TERKINI